Dorong Ekonomi Syariah, BI Selenggarakan ISEF 2016

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Bank Indonesia (BI) kembali menyelenggarakan acara festival ekonomi syariah, atau Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF), pada tanggal 25 sampai 30 Oktober 2016 di Surabaya. Acara ISEF kali ini merupakan gelaran ketiga yang mengangkat tema “Leading Roles in The Development of Islamic Economics and Finance to Achieve Prosperity of The Nation”.

Dedy Irianto, Asisten Direktur Divisi Pengembangan Ekonomi BI Jatim menyebutkan, pagelaran ekonomi syariah ini akan diikuti antara lain oleh negara-negara Organisasi Kerjasama Islam, lembaga internasional, kementerian, lembaga keuangan bank dan nonbank, asosiasi, pelaku pasar keuangan, akademisi, dan pelaku usaha.

"Adapun tema Leading Roles in The Development of Islamic Economics and Finance to Achieve Prosperity of The Nation tersebut diarahkan pada upaya peran aktif Indonesia sebagai poros pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mampu menjawab tantangan pengembangan keuangan syariah dunia dan mendukung kesinambungan program pembangunan ekonomi yang inklusif," ujarnya, di Ruang Blambangan Lt.4 KPw Bank Indonesia Provinsi Jatim, Rabu (19/10/2016).

Sementara itu, Laura Rulida ESP, Asisten Direktur Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Jatim menambahkan, ISEF pun mengangkat berbagai aspek yang dapat dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi syariah di Indonesia, yaitu 5F: Finance (keuangan), Food (kuliner), Fashion, Funtrepreneur (wirausaha) dan Fundutainment (hiburan). Penyelenggaraan ISEF meliputi dua rangkaian acara yaitu Shari’a Forum yang berlangsung mulai tanggal 25 sampai 28 Oktober 2016 dalam bentuk kegiatan seminar, workshop, high level panel discussion.

Shari’a Economic Forum berfokus pada upaya pengembangan instrumen pasar keuangan syariah untuk mendukung ekonomi syariah di Indonesia, upaya peningkatan inklusi keuangan, pembahasan isu dan solusi terkait hambatan yang dihadapi di sektor komersial dan sosial di dalam lingkup ekonomi keuangan syariah, dan upaya peningkatan pemahaman pihak-pihak terkait mengenai pasar keuangan syariah.

Sementara Shari’a Fair yang berlangsung mulai tanggal 27 sampai 30 Oktober 2016 akan menampilkan kolaborasi kegiatan hasil kerjasama Bank Indonesia dengan berbagai pihak untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah antara lain dengan beberapa kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Bank Syariah Indonesia, dan Masyarakat Ekonomi Syariah.

Keberadaan Shari’a Fair ditujukan untuk mempromosikan dan mendekatkan produk dan jasa UMKM industri kreatif dan ketahanan pangan berbasis syariah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pertemuan antara pelaku UMKM dengan calon investor atau lembaga keuangan dan pembeli potensial, sekaligus sebagai ajang edukasi atau pelatihan untuk berbagai kegiatan terkait ekonomi syariah.

"Seluruh rangkaian kegiatan ISEF 2016 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk lebih mengenal produk-produk syariah di Indonesia serta memberikan peluang kerja sama, tidak hanya di tingkat nasional namun juga internasional," tutupnya. (dri)
Labels: BI Jatim, Ekonomi, ekonomi syariah, ISEF 2016

Thanks for readingDorong Ekonomi Syariah, BI Selenggarakan ISEF 2016. Please share...!

Back To Top