BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim Gelar Media Gathering

(Tengah) Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Abdul Cholik di acara Media Gathering di Royal Senyiur Hotel, Prigen, Pasuruan, Rabu (20/12/2017)

PASURUAN (IndonesiaTerkini.com)- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur menggelar Media Gathering di Royal Senyiur Hotel, Prigen, Pasuruan, Rabu-Kamis (20-21/12/2017). Kegiatan ini dihadiri Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Abdul Cholik bersama seluruh jajarannya.

Dalam acara ini, Abdul Cholik mengatakan, untuk percepatan perluasan kepesertaan, ke depan BPJS Ketenagakerjaan telah menyiapkan program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Program ini akan melibatkan masyarakat yang mempunyai network luas.

"Tugas mereka melakukan sosialisasi, edukasi, melakukan pendaftaran, dan collect iuran. Mereka akan diberikan fee atau insentif cukup besar 7,5 persen dari iuran yang tercollect, di samping flat fee Rp 500 ribu dengan syarat bisa mendaftarkan peserta minimal 50 pekerja per bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Samino, menambahkan, perlindungan jaminan sosial sangat penting bagi pekerja. Untuk itu, program ini perlu diinformasikan media ke masyarakat luas.

“Perlindungan jaminan sosial ini mestinya sangat dibutuhkan seluruh pekerja, karena bila pekerja mengalami musibah kecelakaan, kematian, putus hubungan kerja dan memasuki usia tidak produktif tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak,” tegasnya.

Asisten Deputi Wilayah Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Dodit Isdiyono mengatakan, selama Januari sampai Nopember 2017 BPJS Ketenagakerjaan Jatim telah mendapat tambahan kepesertaan sebanyak 17.202 perusahaan dan 2.160.000 tenaga kerja yang meliputi 509.136 tenaga kerja sektor penerima upah (PU), 266.547 pekerja bukan penerima upah (BPU), dan 1.387.120 pekerja jasa konstruksi.

"Iuran kepesertaan, hingga akhir Nopember 2017 sudah mencapai Rp 4,087 triliun, atau 93 persen dari Rp 4,38 triliun yang ditargetkan hingga akhir tahun," lanjutnya.

Untuk pembayaran klaim, Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Gigih Mulyo Utomo mengatakan, hingga Nopember 2017 pihaknya telah membayar total sebesar Rp 2,06 triliun untuk 220.397 kasus.

"Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 20.958 kasus senilai Rp 133,879 miliar, Jaminan Hari Tua (JHT) 183.361 peserta sebesar Rp 1,829 triliun, Jaminan Kematian (JKM) 2.945 pekerja sejumlah Rp 82,2 miliar, dan Jaminan Pensiun (JP) 13.133 peserta senilai Rp 14,98 miliar," tutupnya. (dri)
Labels: BPJS Ketenagakerjaan, Ekonomi

Thanks for reading BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim Gelar Media Gathering. Please share...!

Back To Top