Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah

Peluncuran HiLo School Drawing Competition di Jakarta, Rabu (7/2/2018)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Tumbuh kembang anak usia sekolah atau pada usia 6 tahun sampai 12 tahun, menjadi salah satu fase terpenting dalam kehiduppan seorang anak. Sayangnya, dalam era digital saat ini malah membuat tumbuh kembang anak menjadi kurang optimal. Hal tersebut, disebabkan semakin pasifnya anak-anak usia sekolah terhadap aktivitas fisik.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Cindiawaty J Pudjiadi MARS MS SpGK, mengatakan, anak-anak usia sekolah biasanya mengalami perkembangan motorik kompleks dan koordinasi otot yang pesat. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

"Sayangnya, banyak anak usia sekolah yang kekurangan vitamin dan mineral yang bersumber dari sayur dan buah," ungkap dr Cindi di sela peluncuran HiLo School Drawing Competition di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Menurutnya, banyak anak-anak yang tidak menyukai sayur dan buah. Jika tubuh hanya mengkosumsi protein tubuh pun menjadi asam, padahal tubuh membutuhkan kodisi yang netral. Agar netral, akhirnya tubuh mengambil cadangan kalsium dari tulang. Sehingga menyebabkan tabungan kalsium dalam tubuh berkurang dan mengancam terganggunya pertumbuhan tinggi badan anak. Padahal, pertumbuhan tulang pada usia sekolah cukup pesat.

"Untuk itu, sangat penting untuk mengenalkan sayur dan buah pada anak sejak dini. Tak lupa pula asupan susu pada anak usia sekolah butuh 1200 mg kalsium perhari," jelasnya.

Namun, lanjut dia, bukan hanya asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia sekolah di era digital. Tapi juga perlu berolahraga teratur dan aktif beraktivitas fisik. Perkembangan gadget dan teknologi digital saat ini biasanya membuat anak-anak semakin pasif beraktivitas fisik. Padahal dengan aktifitas fizik dapat mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badan, mendukung pertumbuhan dan kepadatan tulang, dan mencega obesitas yang bisa mempengaruhi pertumbuhan.

"Sehingga di sinilah perlu peranan penting orang tua dan lingkungannya untuk mulai membangun gaya hidup aktif dan sehat anak sejak usia dini," tegasnya.

Brand Associate HiLo, Michael Brian, menambahkan, pihaknya mengembangkan aplikasi HiLo School Draw & Play 2 yang dapat diunduh di Google Play Store menjadi semakin canggih. Selain tetap memanfaatkan teknologi augmented reality agar peserta dapat menikmati hasil gambarnya berubah menjadi animasi 3D, mereka juga dapat bermain games edukatif, mengoleksi kartu yang memuat konten edukasi olahraga yang mendukung tumbuh tinggi yaitu basket, karakter-karakter baru HiLo School, serta formula terbaru yaitu OptiGRO.

"Tidak hanya itu, aplikasi ini kini dilengkapi dengan permainan yang memacu anak-anak untuk beraktivitas fisik. Ini sejalan dengan misi kami, yaitu agar anak-anak Indonesia dapat memiliki gaya hidup sehat dan bisa tumbuh ke atas, gak ke samping," kata Michael. (sd)
Labels: Gaya Hidup

Thanks for readingOptimalkan Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah. Please share...!

Back To Top