BTPN Bagi Dividen Rp 574,5 Miliar

BTPN (Foto: istimewa)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2017 sebesar Rp 574,5 miliar, atau setara Rp 100 per lembar saham. Dividen yang dibagikan bersumber dari laba perseroan sepanjang 2017 yang sebesar Rp 1,2 triliun.

“Kami memutuskan pembagian dividen ini setelah mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan yang kuat untuk menopang kesinambungan bisnis di masa depan,” ujar Direktur Keuangan BTPN, Arief Harris Tandjung, seusai RUPST di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Ke depan, lanjut Arief, perseroan terus mendorong inovasi dan melanjutkan agenda transformasi menjadi bank mass market terbaik yang ditopang teknologi digital. “Inovasi dan transformasi digital yang kami lakukan secara terstruktur dan konsisten sejak 2016 telah berjalan baik dan masih akan berlanjut hingga tahun ini. Dengan transformasi ini, BTPN menjadi bank nasional yang paling siap untuk beradaptasi dan berkontribusi di era digital,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, sepanjang 2017, BTPN menginvestasikan Rp 832 miliar untuk mengembangkan layanan digital. Nilai itu meningkat 36% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 611 miliar. Investasi sebesar itu diarahkan untuk dua hal, yakni memperkuat dua platform digital yang ada, yakni BTPN Wow! dan Jenius, serta untuk mendorong digitalisasi di bisnis inti.

Sebagai dampak dari investasi digital dan juga restrukturisasi organisasi, sepanjang 2017, BTPN mencatat laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun. Jika tidak ada investasi digital dan biaya untuk restrukturisasi organisasi, laba bersih tahun lalu mencapai Rp 2,4 triliun, tumbuh 6% dibandingkan 2016.

Langkah BTPN dalam melayani masyarakat melalui dukungan teknologi digital berbuah positif. Penyaluran kredit tumbuh 3% (year on year/yoy) dari Rp 63,2 triliun menjadi Rp 65,3 triliun pada akhir Desember 2017. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sebesar 0,9%.

Pertumbuhan kredit antara lain ditopang oleh penyaluran kredit ke segmen usaha kecil dan menengah yang mencapai Rp 11,6 triliun, tumbuh 25% dari posisi yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 9,3 triliun. Adapun aset perseroan tercatat naik 5% (yoy) dari Rp 91,4 triliun menjadi Rp 95,5 triliun pada akhir Desember 2017, dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) terjaga di 24,6%.

Selain menyepakati pembagian dividen, RUPST juga menyetujui pengunduran diri Wolf Arno Kluge dari jabatan sebagai direktur manajemen risiko. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading BTPN Bagi Dividen Rp 574,5 Miliar. Please share...!

Back To Top