PCPI Pamerkan Kuliner Khas Indonesia di Chef Expo 2018

Ketua Umum Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI), Bambang Nurianto dan Sekjen PCPI Hendro Utomo menjelaskan kuliner warisan kerajaan yang akan dipamerkan pada Chef Expo 2018 pada 4-6 Mei 2018 di Pakuwon Mal Surabaya untuk meningkatkan kuliner Indonesia ke pasar global di Surabaya, Kamis (29/3/2018)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) akan memerkan kuliner khas Indonesia yang bersumber dari berbagai daerah dan kerajaan di seluruh pelosok tanah air melalui kegiatan Chef Expo 2018 yang akan berlangsung di Pakuwon Mal, Surabaya, pada 4-6 Mei 2018 mendatang.

Ketua Umum PCPI, Bambang Nurianto mengatakan, Indonesia kaya ragam kuliner yang bersumber dari berbagai daerah di pelosok tanah air. Sayang, belakangan banyak dari kuliner khas daerah itu semakin tenggelam oleh serbuan kuliner masa kini dari mancanegara.

"Nah, kegiatan ekspo ini bertujuan membangkitkan rasa cinta dan mengangkat kembali potensi kuliner dalam negeri ke pasar global. Kita ingin melestarikan keberadaan kuliner lokal yang cukup banyak ragamnya dan kini mulai banyak dilupakan oleh generasi muda itu. Harapan kita, ke depan kuliner dalam negeri akan menjadi kebanggaan," kata Bambang di Surabaya, Kamis (29/3/2018).

Bambang mengungkapkan, kuliner khas Indonesia sangat berpotensi untuk dikembangkan karena dari beberapa kuliner daerah yang berhasil dikembangkan mampu menarik minat pecinta kuliner baik di dalam maupun di luar negeri. Sebut saja misalnya masakan Padang, gudeng Jogja, tahu campur, soto, tahu tek dan sebagainya.

"Ada ribuan item kuliner khas daerah yang layak dikembangkan dan kelak bisa menjadi kebanggaan Indonesia di pasar global," ungkapnya.

Selain kuliner khas daerah, dalam Chef Expo 2018 itu juga akan dipamerkan beberapa kuliner warisan 15 kerajaaan di Indonesia yang keberadaannya sampai sekarang terus menjadi perhatian kalangan akademisi untuk dikaji seluk beluk dan kegunaannya. Kuliner warisan kerajaan itu juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pecinta kuliner. Seperti Wajik yang merupakan makanan khas keluarga Kerajaan Majapahit, Secang atau wedang Uwuh dari Keraton Jogya yang digunakan untuk menjamu tamu kehormatan kerajaaan dan sebagainya.

"Kuliner warisan keluarga kerajaan ini telah menarik perhatian pecinta kuliner di dalam dan luar negeri, sehingga layak juga untuk dikembangkan dan dilestarikan," tandasnya.

Bambang menyatakan, selain memperkenalkan khasanah kuliner Indonesia, kegiatan Expo ini juga bertujuan menyatukan visi para chef di Indonesia dengan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) PCPI yang pertama. Diharapkan dari Munas yang dihadiri 24 Dewan Pengurus Daerah (DPD) PCPI di seluruh Indonesia itu akan menelorkan langkah-langkah konkrit untuk memajukan kuliner Indonesia. Salah satunya adalah menjalin kerja sama dengan para pelaku industri kuliner.

"Tujuan akhirnya adalah untuk membuat sebuah ekosistem terpadu industri kuliner dan profesi chef untuk meningkatkan derajat kuliner Indonesia ke pasar global," terang Bambang. (dri)
Labels: kuliner

Thanks for reading PCPI Pamerkan Kuliner Khas Indonesia di Chef Expo 2018. Please share...!

Back To Top