Samsung Galaxy S9 dan S9+ Resmi Diluncurkan di Indonesia

Peluncuran Samsung Galaxy S9 dan S9+, di Jakarta, 9 Maret 2018


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Setelah diluncurkan dalam gelaran Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol, Senin (26/2/2018) lalu, Samsung Galaxy S9 dan S9+ akhirnya resmi dirilis di Indonesia.

Kedua ponsel flagship dari Samsung ini memperkenalkan konsep baru kamera pada smartphone dengan lensa Dual Aperture untuk memperbaharui kemampuan kamera low light, kemampuan menangkap video super slow motion hingga 960 fps, dan My Emoji yang dipersonalisasi.

"Konten visual dianggap sebagai cara baru untuk berkomunikasi dan aktualisasi diri. Sebagai konsekuensi, mereka membutuhkan perangkat yang dapat mendukung era baru dalam berkomunikasi, dan kamera menjadi jantung dari hadirnya konten visual," kata IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang, di pelucuran Samsung Galaxy S9 dan S9+, di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Karenanya, lanjut Jo, Samsung menghadirkan Galaxy S9 dan S9+ untuk menciptakan konten yang berbeda, dan mampu menyulap aktivitas keseharian menjadi momen epik. Galaxy S9 berlayar 5,8 inci dengan kapasitas RAM 4GB dan memori 64GB dibanderol Rp 11.499.000, sementara Galaxy S9+ berlayar 6,2 inci dengan kapasitas RAM 6GB dan memori 64GB dibanderol Rp 12.999.000. Untuk Galaxy S9+ dengan RAM 6GB dan memori 256GB, harganya Rp 14.499.000.

Berikut, fitur-fitur menarik yang dihadirkan kamera Galaxy S9 dan S9+.

Super Slow-mo

Fitur ini dapat menciptkana video gerak lambat (slow-motion) yang dinamis dengan 960 frames per second. Galaxy S9 dan S9+ juga menyuguhkan teknologi Deteksi Gerak (Motion Detection) otomatis, sebuah fitur cerdas yang mampu mendeteksi gerakan objek dalam tiap tangkapannya, dan secara otomatis melakukan perekaman. Setelah menangkap video Super Slow-mo, pengguna dapat memilih musik latar dari 35 pilihan berbeda atau menambahkan lagu dari playlist favorit mereka.

Kamera Low Light

Dibuat menyerupai iris mata manusia yang mengembang dan mengerut, teknologi Dual Aperture Samsung (F1.5 - F2.4) secara otomatis menyimpan cahaya lebih saat lokasi pengambilan tidak mendukung dan kurang terang atau bahkan terlalu terang, sehingga pengguna dapat mengambil gambar apik dan jernih di mana saja dan kapan saja.

AR Emoji

Samsung memungkinkan pengguna membuat beragam emoji yang nampak, terdengar dan bertindak semirip mungkin dengan pengguna. AR Emoji memanfaatkan algoritma pembelajaran mesin berbasis data, menganalisis citra dua dimensi pengguna dan memetakan lebih dari 100 fitur wajah untuk menciptakan model tiga dimensi yang mencerminkan dan meniru ekspresi pengguna, seperti berkedip dan mengangguk.

Bixby

Platform intelijen Samsung yang terintegrasi dalam kamera ini menerapkan teknologi realitas tertambah (augmented reality) dan pembelajaran dalam (deep learning) untuk memberi informasi seputar lingkungan pengguna. Dengan deteksi dan pengenalan objek pada waktu sebenarnya, Bixby langsung memproses informasi di atas gambar atau objek ke mana kamera diarahkan. Pengguna juga dapat menerjemahkan bahasa dan mata uang asing secara langsung pada saat itu juga dengan Live Translation, belajar tentang lingkungan sekitar, hingga membeli produk yang mereka lihat di dunia nyata. (sd)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Samsung Galaxy S9 dan S9+ Resmi Diluncurkan di Indonesia. Please share...!

Back To Top