INAPGOC Gelar Chefs de Mission Seminar Asian Para Games 2018

(Ki-Ka) Senny Marbun, Ketua National Paralympic Committee Indonesia, Gatot S Dewabroto, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Raja Sapta Oktohari, Chairman INAPGOC, Madjid Rashed, Presiden Asian Paralympic Committee, Tarek Souei, CEO Asian Paralympic Committee dan Sri Hartoyo, Dirjen Cipta Karya KemenPUPR


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sebagai bagian dari persiapan dan untuk memberikan informasi terkait perhelatan Asian Para Games 2018, maka pada tanggal 11-12 April 2018, Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) menyelenggarakan Chefs de Mission Seminar di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Chefs de Mission dari 29 negara yang akan berpartisipasi pada Asian Para Games 2018, dari 43 negara yang akan berpartisipasi di ajang multi-event bagi atlet difabel ini. Acara ini dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Chairman INAPGOC Raja Sapta Oktohari, dan President Asian Paralympic Committee, Majid Rashed.

Tujuan utama Chefs de Mission diadakan adalah untuk menginformasikan semua hal tentang kesiapan panitia dalam menyambut kontingen dari negara peserta Asian Para Games 2018, termasuk mengenai akomodasi, transportasi, dan lainnya serta untuk membahas lebih jauh lagi hal-hal terkait mengenai registrasi dan akreditasi atlet dan jumlah nomor event yang dipertandingkan. Pada kesempatan ini Chefs de Mission dari negara-negara peserta akan mendapatkan informasi teknis tentang penyelenggaraan Asian Para Games 2018 dari INAPGOC.

Dalam acara Chefs de Mission Seminar ini, sebanyak 11 divisi INAPGOC yang mempunyai korelasi langsung dengan atlet yang akan berkompetisi nanti akan melakukan paparan. Adapun materi paparan adalah Sport & Qualification, Venue, Classification, Medical & Anti Dopping, Sport Entries & Accreditation, Transportation & Traffic Management, Athlete Village & Catering, Arrival & Departure, IT & Game Management System, Opening & Closing Ceremonies, dan Brand Manufacturer Guideline. Dengan pemaparan ini, diharapkan delegasi yang hadir bisa mendapatkan informasi yang jelas dan detil tentang rencana penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

Selain itu, pada hari kedua seminar, delegasi akan diajak untuk meninjau beberapa venue pertandingan dan juga wisma atlet. Hal ini dimaksudkan agar para Chefs de Mission dapat melihat secara langsung venue pertandingan dan juga wisma atlet yang akan dipakai selama periode pertandingan nanti untuk selanjutnya dijadikan bahan persiapan dari atlet masing-masing negara.

Chairman INAPGOC, Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh atlet yang bertanding pada Asian Para Games 2018 sekaligus juga menjadi penyelenggara yang sukses dari semua aspek.

“Misi yang kita emban sebagai tuan rumah adalah jelas untuk menjadikan Indonesia secara umum atau Jakarta secara khusus menjadi negara atau kota yang ramah difabel serta memberikan legacy yang baik terutama kepada atlet ataupun komunitas difabel. Oleh karena itu, kami juga mengharapkan masukan-masukan positif dari negara-negara peserta melalui acara Chefs de Mission Seminar ini.” ujar Okto.

Di sisi lain, Chefs de Mission Seminar ini memang belum dihadiri oleh seluruh negara peserta Asian Para Games 2018. Hal ini dikarenakan ada negara yang sampai batas waktu yang ditentukan oleh panitia, belum memberikan tanggapan atas undangan untuk acara ini. Namun, bukan berarti negara yang tidak hadir dalam kegiatan ini tidak akan berpartisipasi dalam Asian Para Games 2018. Panitia akan tetap menjalin komunikasi dengan negara-negara yang belum terdaftar dalam sistem akreditasi dengan lebih intensif lagi. Hal ini dimaksudkan agar Asian Para Games 2018 dapat diikuti oleh sebanyak-banyaknya peserta dari negara-negara di Asia. (ym)


Labels: olahraga

Thanks for reading INAPGOC Gelar Chefs de Mission Seminar Asian Para Games 2018. Please share...!

Back To Top