Schneider Electric Dukung Program Making Indonesia 4.0.

Schneider Electric dukung Program Making Indonesia 4.0.


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Schneider Electric, perusahaan global pengelolaan energi dan otomasi, mengajak para pemain industri, pembuat kebijakan, dan asosiasi untuk berbagi bold ideas. Dalam transformasi digitalnya, perusahaan ini mengadakan acara tahunan Innovation Summit 2018.

Bertemakan “Powering & Digitizing the Economy,” Schneider Electric berbagi pengetahuan dan keahlian dengan para pelaku industri dan pembuat kebijakan di Indonesia untuk dapat melakukan percepatan dalam industri 4.0 untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Transformasi digital merupakan solusi untuk efisiensi karena pada 20 tahun dari sekarang diperkirakan konsumsi energi akan meningkat 1,5 kali. Saat yang bersamaan kita harus mengurangi setengah dari total emisi karbon dan melakukan efisiensi 3 kali lebih besar,” ujar Luc Remont, Executive Vice President International Operations Schneider Electric.

Digitalisasi di Indonesia telah menjadi agenda prioritas pemerintah Indonesia melalui program Making Indonesia 4.0. Digitalisasi ini termasuk pengelolaan energi dan otomasi dan Indonesia diperkirakan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi hingga USD 150 miliar per tahunnya pada 2025 (McKinsey Report: Unlocking Indonesia’s Digital Opportunity, 2016).

Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia, menyadari bahwa era teknologi disruptif menuntut para pemangku kepentingan untuk berpikir dan bertindak dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. “Solusinya adalah visi dan gagasan yang berani (bold idea) untuk mengelola energi secara aman, andal, efisien, terhubung dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan energi yang tepat akan berdampak langsung pada efisiensi biaya operasional dan memberikan nilai tambah dalam proses produksi,” jelasnya.

Innovation Summit akan diselenggarakan selama dua hari dan menampilkan inovasi terbaru dari EcoStruxure yaitu EcoStruxure Power Advisor, Building Advisor, dan Asset Advisor. EcoStruxure merupakan platform IoT-enabled, plug-and-play, arsitektur terbuka dari Schneider, yang memberikan solusi end-to-end untuk empat sektor pasar yaitu Bangunan, Pusat Data, Industri dan Infrastruktur.

EcoStruxure memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis melalui efisiensi operasional dan pengurangan biaya energi hingga 60%, pengurangan biaya integrasi hingga 50%, dan pengurangan hingga 30% biaya operasional. Di sektor kesehatan, solusi ini telah dipakai di sekitar 30 rumah sakit di seluruh Indonesia dalam rangka memastikan keselamatan pasien dan menghadirkan jaringan listrik yang andal dan pada saat yang bersamaan melakukan efisiensi energi. (sd)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Schneider Electric Dukung Program Making Indonesia 4.0.. Please share...!

Back To Top