Bank Indonesia Siap Layani Kebutuhan Uang Tunai dan Sistem Pembayaran Jelang Idul Fitri 2018

Bank Indonesia siap layani kebutuhan uang tunai dan sistem pembayaran jelang Idul Fitri 2018


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur mulai membuka penukaran uang pecahan kecil mulai hari ini, Kamis (24/5/2018) di lapangan Makodam V Brawijaya.

”Untuk melayani dan memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil, Kantor Perwakilan BI Jatim telah melakukan langkah-langkah antisipatif melalui koordinasi dengan perbankan dan pihak terkait lainnya untuk melakukan layanan penukaran kepada masyarakat. Pertama di outlet perbankan, kemudian di lapangan MAKODAM V Brawijaya serta layanan di rest area pada sejumlah ruas jalan tol,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Yudi Harymukti.

BI Jatim telah bekerjasama dengan 66 perbankan untuk membuka layanan penukaran di lebih dari 300 outlet perbankan yang memasang spanduk layanan penukaran di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Layanan perbankan tersebut berlangsung setiap hari Selasa sampai dengan Kamis pada 22 Mei hingga 7 Juni 2018. Layanan penukaran melalui perbankan serupa berlangsung pula di kabupaten/kota seluruh wilayah Jawa Timur yang memasang spanduk layanan penukaran.

Selain melalui outlet perbankan, Bank Indonesia bekerjasama dengan 12 bank di wilayah Surabaya membuka layanan penukaran uang bersama di Lapangan Makodam Brawijaya V Surabaya pada tanggal 24 dan 30 Mei serta 5-7 Juni 2018 pada pukul 09.00 s.d. 11.30 WIB dengan jumlah maksimal penukar setiap hari adalah 1300 orang.

Tidak hanya itu, sebagai inovasi baru di tahun ini, Bank Indonesia juga menyediakan Layanan Gerak Perbankan dimana masyarakat dapat menukarkan uang di 12 rest area jalan tol. Layanan tersebut dilakukan di jalan tol Surabaya-Mojokerto, Ngawi-Kertosono, Mojokerto-Jombang dan Surabaya Gempol setiap hari Selasa dan Kamis mulai tanggal 8 Mei hingga  30 Juni 2018.

”Nilai maksimal yang dapat ditukarkan oleh satu orang adalah sebesar RP 3,7 juta yang mencerminkan masing-masing satu paket pecahan mulai dari pecahan RP 2.000,00 hingga Rp 20.000,” jelas Yudi.

Untuk mendapatkan layanan penukaran ini, masyarakat pun cukup hanya membawa Kartu Tanda Pengenal (KTP). ”Agar kenyamanan dan keamanan penukaran uang dapat terjaga, masyarakat diimbau untuk menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan oleh BI bersama dengan perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI untuk menghindari risiko uang palsu dan kemungkinan selisih serta tidak melakukan penukaran uang secara berlebihan,” lanjut Yudi.

Tak lupa pula, Yudi mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan meneliti ciri-ciri keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat Diraba Diterawang). BI juga mendorong masyarakat untuk memperlakukan dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi. (dri)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bank Indonesia Siap Layani Kebutuhan Uang Tunai dan Sistem Pembayaran Jelang Idul Fitri 2018. Please share...!

Back To Top