Dana Kelolaan Eastspring Indonesia Rp84,35 Triliun di Triwulan I/2018

(kiri) Alan T. Darmawan, Presiden Direktur Eastspring Indonesia


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Meskipun terjadi koreksi pasar saham dan obligasi, dana kelolaan Eastspring Indonesia per 29 Maret 2018 mencapai angka lebih dari Rp 84,35 triliun. Jumlah ini hanya turun kurang dari 1% dibandingkan 29 Desember 2017. “Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Eastspring Indonesia sebagai salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia,” ujar Alan T. Darmawan, Presiden Direktur Eastspring Indonesia.

Menurutnya, ada tiga produk reksa dana yang menjadi andalan perusahaan manajer investasi asing itu. Pertama, reksa dana Eastspring IDR Fixed Income Fund dengan AUM senilai Rp5,97 triliun. Kedua, reksa dana Eastspring Investments Cash Reserve dengan dana kelolaan Rp4,22 triiun. Ketiga, reksa dana Eastspring Investments Value Discovery dengan AUM mencapai Rp3,13 triliun. Secara total, perseroan sudah merilis produk 8 reksa dana yakni 2 reksa dana saham, 3 reksa dana pendapatan tetap, 1 reksa dana pasar uang, dan 2 reksa dana syariah.

Ari Pitojo, CFA, Chief Investment Officer Eastspring Indonesia, mengatakan bahwa koreksi yang terjadi di pasar saham dan obligasi selama beberapa bulan belakangan ini merupakan sebuah konsekuensi akibat terjadinya kenaikan suku bunga the Fed yang lebih cepat akibat pemulihan ekonomi di Amerika Serikat (AS) sekaligus timbulnya ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara AS dan China.

Naiknya suku bunga di AS yang merefleksikan kebangkitan perekonomian AS, menimbulkan risiko kembalinya dana investasi asing ke AS dan menekan nilai tukar Rupiah. Meski demikian, perlu diingat bahwa kondisi makroekonomi Indonesia sendiri secara keseluruhan masih dalam kondisi yang baik. Ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan. Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06% di kuartal I tahun 2018.

Hingga akhir tahun 2018, pelaku pasar memperkirakan ekonomi akan tumbuh sebanyak 5,3% yang ditopang oleh sektor konsumsi dan investasi. Pilkada serentak,diperkirakan akan menambah kontribusi pertumbuhan ekonomi sebesar 0,2% ke ekonomi. Inflasi juga cenderung terkendali di kisaran batas Bank Indonesia yaitu 3% sampai 5%. Ditambah dengan support BI untuk menjaga stabilitas ekonomi dengan menaikkan 7DRR sebanyak tiga kali pada bulan Mei dan Juni untuk menjaga stabilitas Rupiah.

“Sebagai manajer investasi yang telah melayani nasabah Indonesia dan berinvestasi di pasar Indonesia lebih dari satu dasawarsa, Eastspring telah melewati berbagai siklus perekonomian termasuk seperti yang terjadi saat ini. Dengan keahlian dan pengalaman Eastspring yang telah teruji serta dukungan grup perusahaan dan akses ke pasar global, kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi para nasabah dalam berbagai siklus perekonomian sebagaimana yang telah kami lakukan selama ini”, ungkap Alan.

Di tingkat Asia, Eastspring Investments dinobatkan sebagai Asia Fund House of the Year selama 3 tahun (2015, 2017 dan 2018) dalam ajang Asian Investor’s Asset Management Awards. Total dana kelolaan Eastspring Investments mencapai lebih dari US$ 188 miliar per 31 Desember 2017.

Sejak memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan  April 2012, Eastspring telah menerbitkan 8 produk reksa dana, yaitu 2 reksa dana saham, 3 reksa dana pendapatan tetap, 1 reksa dana pasar uang dan 2 reksa dana syariah. Produk reksa dana Eastspring dipasarkan oleh mitra-mitra distribusi seperti CTBC Indonesia, DBS Indonesia, HSBC, Mandiri Sekuritas, Phillip Sekuritas Indonesia, Bank Permata, dan Standard Chartered Bank.

Eastspring Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan industri keuangan dan pasar modal Indonesia dengan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan edukasi antara lain melalui program Eastspring Tour De Campus yang telah dilaksanakan sejak tahun 2013. Dalam program tersebut, Eastspring Indonesia melakukan kunjungan ke berbagai universitas dan menggelar seminar edukasi investasi serta peluang karir di pasar modal, antara lain di Universitas Andalas Padang, Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Lampung, Universitas Bina Nusantara, Universitas Udayana, STIE Ekuitas Bandung dan President Univesity. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Dana Kelolaan Eastspring Indonesia Rp84,35 Triliun di Triwulan I/2018. Please share...!

Back To Top