ITS Harumkan Nama Indonesia di Ajang SEM DWC Grand Final 2018

Tim ITS Team 2 dengan mobil UrbanConcept Sapuangin XI Evo 2 menjadi juara pertama Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship (SEM DWC) Grand Final 2018, yang digelar di Queen Elizabeth Olimpic Park, London, Inggris


LONDON (IndonesiaTerkini.com)- Mahasiswa Indonesia kembali mencetak prestasi gemilang di ajang festival tahunan Shell Make the Future Live yang digelar di Queen Elizabeth Olimpic Park, London, Inggris. Tim ITS Team 2 dengan mobil UrbanConcept Sapuangin XI EVO 2, keluar sebagai juara pertama dan tercatat sebagai mobil tercepat dan terhemat di ajang bergengsi Shell Eco-marathon Driver's World Championship (SEM DWC) Grand Final 2018.

Tim ITS Team 2 yang mengusung mobil UrbanConcept berbahan bakar Gasoline, berhasil mengungguli 8 tim lainnya yang mewakili Asia, Amerika dan Eropa. Sementara, posisi kedua ditempati oleh Tim Sask Eco UC dari Kanada. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Toulouse Ingenierie Multidisciplinaire dari Perancis.

Manager Tim ITS Team 2, Rafi Rasyad mengungkapkan, pihaknya merasa bersyukur dan bahagia, setelah timnya berhasil menjuarai kompetisi adu cepat mobil hemat energi.

"Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kerja keras kami bersama tim dan dosen pembimbing selama berbulan-bulan terbayar dengan Sapuangin XI Evo 2 keluar sebagai mobil yang tercepat dan terhemat di dunia. Kami sangat bersyukur dan bahagia karena dapat mempersembahkan prestasi terbaik kami di ajang dunia ini kepada Indonesia," kata Rafi, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/7/2018).

Menurut Rafi, dukungan yang diberikan banyak pihak, telah memberikan semangat tersendiri bagi timnya. "Ucapan terima kasih patut kami sampaikan kepada Shell Indonesia atas dukungan penuh untuk tim kami. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, namun milik bersama, bangsa Indonesia," tambah Rafi.

Sementara itu, President Director & Country Chairman PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi, menyampaikan, pihaknya merasa bangga dan bahagia atas perjuangan dan pencapaian tim mahasiswa Indonesia pada gelaran inovasi tingkat dunia Make the Future Live di London.

"Selamat untuk keberhasilan tim mahasiswa Indonesia yang berhasil memborong dua penghargaan yang diperebutkan di kompetisi inovasi tingkat dunia. Sungguh pencapaian sempurna, yang membuktikan keunggulan tim Indonesia telah teruji dan mempunyai daya saing yang diakui di tingkat dunia. Saya berharap, mereka mampu menjadi pionir bagi pemuda-pemuda lain dalam bergerak, menjadi agent of change, pembawa perubahan yang akan membawa bangsa ini lebih maju," kata Darwin.

Tak hanya kepada tim pemenang, Darwin pun memberikan apresiasi kepada dua tim mahasiswa Indonesia lainnya yang juga telah berhasil ikut berkompetisi di ajang SEM DWC Grand Final 2018. "Ketangguhan dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh kedua tim tersebut telah berhasil menghantarkan mereka hingga dapat tampil di kompetisi tingkat dunia ini," tandasnya.

Prestasi yang dicapai tim mahasiswa Indonesia di ajang SEM DWC Grand Final 2018, semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai tim yang senantiasa diperhitungkan dalam ajang kompetisi mendesain, menciptakan dan mengendarai mobil paling hemat energi di tingkat regional maupun dunia. Sebagai pemenang, tim ITS Team 2 berhak mendapatkan hadiah berupa pengalaman berharga yakni sepekan berada di Scuderia Ferrari, Maranello, Italia yaitu markas dari pabrikan mobil Ferrari yang bergerak di bidang balap mobil, khususnya Formula 1.

Mereka akan bertemu dengan tim Scuderia Ferrari dan berkesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan berbagai saran-saran teknis para teknisi ahli Scuderia Ferrari mengenai cara-cara untuk meningkatkan performa kendaraan. Pengalaman yang didapat akan menjadi pengalaman berharga dan ilmu yang didapat akan dapat direalisasikan dan digunakan untuk meningkatkan performa kendaraan mereka untuk ajang Shell Eco-marathon di tahun berikutnya. (dri)

Labels: Pendidikan

Thanks for reading ITS Harumkan Nama Indonesia di Ajang SEM DWC Grand Final 2018. Please share...!

Back To Top