Perluas Program SCF, BPJS Kesehatan Gandeng Bank KEB Hana

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso (kiri) dan Dirut Bank KEB Hana Lee Hwa Soo menandatangani nota kerja sama terkait pembiayaan program JKN-KIS di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan menggandeng berbagai pihak, salah satunya dengan PT Bank KEB Hana Indonesia. Dukungan Bank Hana berupa pemberian fasilitas pembiayaan program Supply Chain Financing (SCF) kepada fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Program SCF dimaksud adalah pemberian fasilitas pembiayaan atas tagihan dari fasilitas kesehatan (faskes), seperti rumah sakit dan klinik, kepada BPJS Kesehatan sebelum tagihan faskes tersebut jatuh tempo. Tujuannya untuk membantu likuiditas faskes tetap terjaga, sehingga pelayanan kepada peserta JKN KIS berjalan lancar. Artinya, faskes tidak perlu lagi khawatir soal biaya operasional, karena setiap tagihan yang sudah diverifikasi tapi belum dibayarkan oleh BPJS Kesehatan, akan ditalangi oleh Bank Hana.

Direktur Utama Bank KEB Hana, Lee Hwa Soo mengatakan, kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan sejumlah faskes ini merupakan bagian dari komitmen Bank KEB Hana dalam mendukung program pemerintah Indonesia meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek layanan kesehatan. "Melalui pemberian pembiayaan kepada faskes mitra BPJS Kesehatan, Bank KEB Hana berharap para faskes dapat melayani kebutuhan peserta JKN-KIS dengan kualitas layanan yang terus membaik,” kata Lee Hwa Soo, di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Lee mengatakan, saat ini pihaknya mulai melakukan penjajakan kepada sejumlah faskes yang berminat untuk mendapatkan pembiayaan ini. Faskes yang beminat untuk mendapatkan pembiayaan, dapat menghubungi atau mendatangi cabang Bank KEB Hana terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. "Bank Hana adalah bank swasta asing pertama yang bekerja sama BPJS Kesehatan terkait program SCF ini," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso menjelaskan, kerja sama dengan Bank KEB Hana akan sangat membantu faskes dalam mengelola likuiditasnya. "Pasalnya, selama ini pembayaran tagihan dari faskes membutuhkan waktu karena melalui berbagai tahapan," jelasnya.

BPJS Kesehatan, lanjut Kemal, sangat mengapreasiasi komitmen dan dukungan dari Bank KEB Hana dalam membantu pembiayaan faskes yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Kerja sama seperti ini akan mendorong pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS akan semakin berkualitas.

"Tak hanya itu, sebagai bank swasta asing, kami berharap langkah Bank KEB Hana dapat memotivasi bank-bank lainnya untuk turut berpartisipasi menjaga keberlangsungan program JKN-KIS ini,” kata Kemal.

Sesuai dengan Pasal 38 Perpres 19/2016, BPJS Kesehatan wajib membayar faskes atas pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS paling lambat tanggal 15 setiap bulan berjalan untuk pembayaran kapitasi, dan 15 hari kerja sejak dokumen klaim di luar kapitasi diterima lengkap bagi faskes tingkat pertama serta 15 hari kerja sejak dokumen klaim diterima lengkap bagi Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)

Menurut Kemal, faskes seperti klinik dan rumah sakit sangat membutuhkan dana pembayaran klaim BPJS Kesehatan dengan cepat untuk belanja kebutuhan kesehatan seperti obat-obatan, alat medis, dan membayar biaya operasional lainnya. Karena itu, partisipasi lembaga keuangan seperti Bank KEB Hana untuk membiayai tagihan dari faskes sangat membantu.

Setelah perjanjian ditandatangani, BPJS Kesehatan dan Bank KEB Hana akan menyiapkan infrastruktur IT (web service) untuk pengiriman data tagihan yang telah disetujui atau dibayar. Secara teknis, faskes akan mengajukan tagihan klaim dan BPJS Kesehatan akan melakukan verifikasi untuk memberikan persetujuan pembayaran.

Setelah BPJS Kesehatan menerima tagihan dan memberikan persetujuan atas tagihan tersebut, bank dapat mencairkan pinjaman kepada faskes yang telah memenuhi syarat pengajuan klaim. "Kami harapkan inisiatif ini dapat mendorong kualitas layanan kesehatan secara nasional, sehingga pelayanan kesehatan afskes terhadap masyarakat Indonesia semakin membaik,” kata Kemal. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Perluas Program SCF, BPJS Kesehatan Gandeng Bank KEB Hana. Please share...!

Back To Top