Strategi Sakura Garden City Pasarkan Tower Cattleya

Nobuya Ichiki Presiden Direktur PT. Sayana Integra Properti (tengah) bersama direksi PT SIP, saat acara ground breaking dan soft launching tower Cattleya


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Pembangunan proyek Sakura Garden City (SGC) mulai masuk babak baru. Hal ini ditandai dengan upacara peletakan batu pertama ( Ground Breaking) tower Cattleya yang merupakan tower pertama dari 12 tower yang direncanakan. Proyek ini dikembangkan oleh PT Sayana Integra Properti, perusahaan pengembang properti hasil kolaborasi antara Daiwa House (pengembang terbesar di Jepang), JOIN (Pemerintah Jepang) dan Trivo Group (pengembang Indonesia). Hunian superblok yang berada di atas lahan seluas 10 hektar di Jakarta Timur yang akan menghadirkan 12 tower kondominium, lifestyle mall, ruko, premier hotel, office tower, dan pusat F&B.

Menurut Nobuya Ichiki, Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti, dengan mengusung konsep A City within A City, Environmentally and Pedestrian Friendly, Easy Commuting dan Sustainable Asset, proyek berskala besar dari 12 bangunan kondominium bertingkat tinggi dengan total sekitar 5.000 unit.

Tower Cattleya dirancang untuk menjadi rumah ideal bagi wirausahawan muda, profesional dan keluarga. "Pembangunan SGC menggunakan metodologi Jepang yang langsung disupervisi oleh team dari Daiwa House yang telah memiliki pengalaman selama 63 tahun dalam dunia real estate," katanya

Secara simbolis acara peletakan batu pertama ini menandakan dimulainya pembangunan Sakura Garden City phase 1. Tower Ini dari 28 lantai, luas per lantai 1.450 m2 total luas 29.300 m2, terdiri dari 36 unit per lantai dan totalnya sekitar 694 unit.

Edward Sinanta, Direktur Pemasaran PT Sayana Integra Properti, menambahkan SGC menawarkan berbagai tipe seperti tipe Studio (29.9 m2), Studio Plus (36.5 m2), 1 Bedroom (49.4 m2), tipe 2 Bedrooms (66.4 m2), tipe 3 Bedrooms (92.7 m2), Garden Loft (93.6 – 176.5 m2), dengan harga jualnya sekitar Rp 20 juta/m2.

Diakui Niko Prawira, Deputy Chief Marketing Officer PT Sayana Integra Properti, pembangunan Sakura Garden City akan dilakukan melalui empat tahap. Tahap I : 4 Tower Strata Apartemen Middle Grade & Ruko Retail Promenade, Tahap II : 4 Tower Kondominium Middle-Up Grade, Tahap III : 4 Tower High End Luxury Suites dan Tahap IV : 1 Gedung Perkantoran dan 1 Gedung Hotel Bintang 4.

Pembangunan Tower Cattleya akan selesai di tahun 2020 dan penyelesaian Tahap 4 dijadwalkan pada tahun 2024. Pengembangan empat bangunan apartemen dengan total 2.200 unit dan 80 unit ruko direncanakan untuk Tahap 1. Penjualan untuk proyek ini sudah dimulai sejak April 2018. Untuk kebutuhan berbagai klien, tersedia desain unit tempat tinggal dari tipe studio hingga apartemen dengan tiga kamar tidur dan juga tipe loft mulai dari 29.9 m2 sampai 176 m2.

Untuk menambah kenyaman, SGC memberikan beberapa fasilitas seperti, Lifestyle Mall seluas 30.000 m2, Dedicated Jogging Track & Bicycle Track sepanjang 2.5 kilometer, Infinity Pool di setiap tower, Bicycle Parking, Parkir rasio 1:2 (Setiap 2 unit, 1 tempat parkir).

Untuk menjaga kualitasnya dalam proses pembangunan SGC menggandeng beberapa mitra seperti PT Aramsa Infrayasa (Konsultan Infrastruktur di Indonesia), PT Gistama Intisemesta (Konsultan Struktural di Indonesia), PT. Metakom Pranata (Konsultan M&E Indonesia), PT. Airmas Asri (Arsitek & Landscape) dan PT AI Associates (Interior Design). (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Strategi Sakura Garden City Pasarkan Tower Cattleya. Please share...!

Back To Top