Kinerja Sun Life Melonjak Signifikan

Chief Marketing Officer PT Sun Life Financial Indonesia Shierly Ge berbincang dengan nasabah di Kantor Pusat Sun Life di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (23/8/2018)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Kinerja bisnis perusahaan asuransi jiwa PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) terus melonjak. Lonjakan tersebut terjadi karena berbagai strategi jitu yang diterapkan manajemen dalam tiga tahun belakangan ini. Terutama dalam strategi menanamkan branding Sun Life ke masyarakat Indonesia.

“Hasil dari strategi itu, reputasi perusahaan meningkat. Karyawan juga terkena imbasnya. Banyak pengaruh positif tercipta. Sisi kepercayaan nasabah dan agen lebih bagus,” ujar Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia Shierly Ge, Kamis (23/8/2018).

Ia menjelaskan, reputasi yang baik itu juga mempermudah penjualan produk Sun Life. Tak hanya itu, Sun Life juga menjadi mudah melakukan perekrutan, karena brand mereka sudah dikenal dan lebih dipercaya.

Ia mengakui, strategi branding itu memang tidak berdampak langsung pada penjualan. Tetapi nyatanya, memang kinerja bisnis perusahaan malah meningkat signifikan. Pendapatan premi pada 2017 sebesar Rp 2,8 triliun atau naik signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,7 triliun. Untuk semester pertama 2018, aset Sun Life mencapai Rp 11,7 triliun atau naik 6% dari periode yang sama tahun lalu. Lalu, pendapatan premi bisnis baru sepanjang semester pertama 2018 ini mencapai Rp 1,2 triliun atau tumbuh 26% dari periode yang sama di 2017.

"Tak hanya di kinerja keuangan, jumlah kantor pemasaran Sun Life juga meningkat. Pada 2016 lampau, jumlahnya baru 151 kantor, hingga akhir 2017 menjadi 186 kantor. Sebelum 2015, jumlah nasabah Sun Life sekitar 100.000 orang, hingga akhir tahun lalu menjadi 279.429 nasabah," ujarnya.

Shierly mengakui, menanamkan branding tidaklah mudah. Apalagi, bagi sebuah entitas yang belum dikenal luas. Terutama di industri asuransi. Perlu waktu panjang, bahkan hingga puluhan tahun, agar sebuah brand bisa dikenal dan diterima masyarakat.

Namun, jika ada strategi yang tepat, hal tersebut bisa cepat terealisasi. Itulah yang terjadi pada perusahaan asuransi jiwa Sun Life. Terhitung hanya dalam waktu tak sampai tiga tahun, perusahaan asal Kanada itu mampu meningkatkan brand perusahaan dengan baik di Indonesia. Jurus jitu itu memang tak lepas dari peran Shierly Ge sebagai CMO. Sejak akhir 2015, strateginya mampu mendongkrak posisi Sun Life di industri asuransi nasional. Berbagai penghargaan diraih.

Sebelum 2015, selama bertahun-tahun Sun Life hadir di Indonesia, memang tidak ada alokasi dana untuk branding. Sejak memulai operasi di Indonesia tahun 1995, Sun Life hanya mengembangkan penjualan dan distribusi. Ketika itu, kisah Shierly, banyak masyarakat tidak mengenal Sun Life. Malah, ironisnya, saat dilakukan survei sederhana, banyak konsumen menyebutnya sebagai produk sabun cuci piring atau cairan pembersih. Imbasnya menyulitkan ke tenaga penjual Sun Life karena tingkat kepercayaan konsumen masih rendah. Sebelum 2015, peringkat Sun Life ada di urutan 18 dari industri asuransi nasional yang saat itu jumlahnya sekitar 40 perusahaan asuransi jiwa.

“Makanya, saat itu tugas agen jadi double, selain menjual produk, juga menjual nama perusahaan,” kata Shierly yang mulai bergabung di Sun Life sejak 2003 itu.

Kemudian, mulai 2015, Sun Life mulai memikirkan perlunya ada dana untuk branding. Kabar baiknya, kantor pusat mengucurkan dana Rp 400 miliar dan sebagian dari dana itu langsung dialokasikan untuk memperkuat branding Sun Life di Indonesia. Shierly yang memang sejak 2012 menduduki posisi penting, sebagai Chief Marketing Officer, mulai memutar otak. Harus ada strategi branding yang tepat untuk mengangkat Sun Life.

Shierly mengaku, ia harus menerapkan strategi antimainstream, berbeda dari yang ada di pasar. “Kami tidak menyasar ke mass market, tetapi segmented market,” ujar Shierly.

Aktivitas branding yang ia terapkan tidak memfokuskan pada iklan di TV, koran, majalah, mass offline activity, iklan luar ruang, ataupun digital. Shierly malah memfokuskan pada pendekatan ke komunitas-komunitas, sponsorship, kemitraan, CSR, serta pendekatan digital.

Target komunitas yang digarap adalah jurnalis dan menggandeng kemitraan dengan media massa, khususnya jurnalis dan media massa yang bergerak di liputan bisnis dan gaya hidup. Sun Life juga mendekati komunitas blogger, khususnya penulis-penulis bidang finansial. “Pendekatan ke media massa untuk membangun awareness. Media massa tradisional masih dipercaya masyarakat Indonesia. Apalagi saat ini dengan banyaknya berita hoax di dunia maya, media massa tradisional masih menjadi pilihan untuk mencari berita,” kata dia.

Sedangkan untuk blogger, kata Shierly, ulasan mereka lebih dipercaya karena mengalami secara langsung. Soalnya, perilaku masyarakat kita sudah bergeser, tidak terlalu percaya pada iklan. “Jadi promosi saja tidak cukup,” papar dia.

Selain itu, kata Shierly, Sun Life juga mendekatkan diri pada komunitas orangtua muda melalui kegiatan Edu Fair. Dari kegiatan rutin yang diikuti 20 sekolah dasar itu, Sun Life mampu menggaet sekitar 2.000 orangtua muda yang menjadi klien potensial.

Ternyata, strategi itu hasilnya mengejutkan. Baru setahun diterapkan, Sun Life langsung meraih sejumlah penghargaan. Akhir 2015, Sun Life meraih The Best Social Media Award, begitu juga tahun 2016. Sun Life juga meraih The Best in Marketing Campaign di 2015 dan 2016. Belum lagi penghargaan dari Singapura tahun 2016 berupa Best Marketing PR Program 2016 dan Best Social PR Program 2016. Termasuk CSR Award 2015 dan 2016 untuk kategori kesehatan serta meraih perunggu di Global CSR Award 2016. Lalu, pada 2017 dan 2018, Sun Life juga meraih penghargaan yakni Most Admired
Company dan The Best Social Image.

Setidaknya, ada 41 penghargaan yang diraih Sun Life Financial Indonesia sepanjang 2015 hingga 2018. Tak hanya itu, setahun menerapkan strategi branding, peringkat Sun Life di 2016 melonjak menjadi peringkat 12 di industri asuransi nasional. Tahun ini, posisi sudah masuk lima besar industri asuransi nasional. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kinerja Sun Life Melonjak Signifikan. Please share...!

Back To Top