House Sampoerna Gelar Pameran Warisan Budaya

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih membuka pameran warisan budaya bertema ‘Tanah Air’ untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di House of Sampoerna, Surabaya, Sabtu 22 September 2018

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- House of Sampoerna berkolaborasi dengan lembaga museum, pemerintahan dan kolektor pribadi menggelar pameran warisan budaya bertema ‘Tanah Air’ untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Pameran yang digelar di House of Sampoerna, Surabaya, mulai 22 September hingga 11 November 2018 itu merupakan rangkaian kegiatan tahunan “Bhinneka Satu” yang diselenggarakan sejak 2017 lalu.

Warisan budaya yang dipamerkan dipilih kurator untuk menggugah kembali semangat keberagaman dan persatuan bangsa Indonesia. Sebanyak 147 warisan budaya berupa artefak, lukisan, poster, foto, dan kain merupakan koleksi beberapa museum dan kolektor pribadi. Di antaranya dari Museum Indonesia, Perpustakaan Nasional RI, Arsip Nasional RI, Museum Tekstil DKI Jakarta, Nationaal Archief Netherlands, Museum Panji Tumpang Malang, Museum Wayang Putehi Gudo, Jombang dan lainnya.

“Beberapa di antara warisan budaya dan foto yang dipamerkan belum pernah dipamerkan sebelumnya,” kata kurator pameran, Oscar Matuloh.

Oscar menyebut sejumlah karya yang dipamerkan yakni foto siswa Stovia berseragam dengan latar Gedung Stovia yang diambil pada tahun 1928 tersimpan di Nationaal Archief Netherlands, foto pendaratan pertama tentara Jepang dan manuscrip yang menggambarkan semangat persatuan dari peninggalan kerajaan Majapahit di masa pemerintahan Raja Kertanegara tahun 1365. Selain itu, replika Boedi Oetomo yang menyemangati Sumpah Pemuda, replika Ketopong perak lapis emas era Kesultanan Kutai Kertanegara pada abad XIX yang digunakan Sultan Muhammad Sulaiman (1845-1899) serta foto-foto etnik dan budaya di seluruh Indonesia yang mencerminkan keberagaman.

Pameran dibuka Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Sri Adiningsih, Sabtu (22/9/2018). Hadir pejabat dari Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Museum Nasional Indonesia, Perpustakaan RI, dan Arsip Nasional RI.

Sri Adiningsih mengapresiasi pameran untuk menyongsong Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang menggambarkan perjuangan dan semangat yang sama dari generasi ke generasi demi cita-cita luhur bangsa Indonesia, mulai masa kemerdekaan Indonesia sampai Asian Games 2018 beberapa waktu lalu.

Warisan budaya dan foto-foto yang ditampilkan menggambarkan semangat dan perjuangan yang sama dari berbagai etnik dan budaya untuk mencapai kemerdekaan. Mereka bahu-membahu dengan semangat yang sama tidak mau dijajah lagi oleh Belanda dan Jepang. "Dari pameran ini, anak-anak muda khususnya para milenial bisa mengerti dan bisa belajar dari sejarah mereka. Saya harap dengan pameran ini bisa mengugah semangat generasi muda menyongsong negeri ini menjadi smart nation for future," kata Sri Adiningsih.

Direktur Urusan Fiskal dan Eksternal Sampoerna, Elvira Lianita mengatakan pameran warisan budaya dan foto ‘Tanah Air’ dapat menjadi momentum bagi seluruh komponen bangsa untuk semakin merekatkan persatuan di tengah perbedaan. Tak hanya itu, setiap komponen bangsa khususnya pemuda dapat menggunakan momentum persatuan ini, agar terus melakukan revolusi mental yang digagas pendiri bangsa Soekarno.

Indonesia, sebagai bangsa terbesar keempat di dunia, memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. "Kaum muda sebagai agen perubahan perlu meningkatkan kompetensi agar dapat membangun Indonesia yang lebih baik. Hal ini dapat menjadi modal sosial yang baik untuk membangun bangsa," tandas Elvira. (dri)
Labels: Hiburan

Thanks for reading House Sampoerna Gelar Pameran Warisan Budaya. Please share...!

Back To Top