Pengetahuan Remaja Soal Kesehatan Reproduksi Masih Rendah

Peluncuran portal Dokter Generasi Z, di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis 27 September 2018


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Berbicara tentang kesehatan seksual dan reproduksi sering menjadi persoalan yang dihindari oleh sebagian orang tua. Mereka masih merasa tabu untuk berdiskusi akan hal tersebut kepada anak remajanya. Padahal, orang tua sebaiknya bisa menjadi sahabat anak remaja mereka, sehingga ke depannya diharapkan remaja lebih terbuka kepada orang tua terkait hal yang berkaitan dengan masalah seksual reproduksi.

Konsultan program "Pilihanku" dari John Hopkins Centre for Communication Program, dr Fransisca Handy Agung SpA mengatakan, berdasarkan hasil riset yang dilakukan pihaknya, pendidikan seksual dan reproduksi penting untuk didiskusikan oleh orang tua kepada remaja dengan pendekatan secara informal.

"Remaja Indonesia rentan memiliki berbagai masalah kesehatan yang akan berdampak panjang pada masa depannya, termasuk masalah seputar kesehatan reproduksi,” kata dr Fransisca, di sela acara peluncuran portal Dokter Gen Z, di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Menurutnya, saat ini sebenarnya Indonesia sudah memiliki layanan yang ramah remaja di beberapa tempat, namun secara jumlah masih jauh dari kebutuhannya dan tingkat utilisasi dari layanan yang ada juga masih sangat rendah. "Untuk mendorong remaja mengakses layanan kesehatan, portal dokter Gen Z dibuat sebagai pintu awal sebagai sahabat bagi remaja untuk menyadari pentingnya konseling,” tambahnya.

CEO Hipwee, Nendra Primonik Rengganis, mengatakan, pihaknya menemukan banyak sekali remaja pembaca setia yang menghubungi dan meminta saran serta curhat mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas. "Kami sangat senang dengan kerjasama mengembangkan dokter Gen Z ini bersama lembaga penelitian dan pendidikan seperti John Hopkins University dan tenaga medis khususnya dokter. Konten yang kami ciptakan menjadi lebih kuat dan ada landasan ilmiahnya," kata Rengganis.

Menurutnya, portal Dokter Gen Z akan menyediakan berbagai informasi, mulai dari pendidikan kesehatan reproduksi, relasi dan hubungan yang sehat dalam kehidupan sehari-hari, hingga layanan konsultasi yang dipandu oleh dokter-dokter berpengalaman.

"Meski berdasarkan atas data dan penelitian ilmiah, konten dalam Dokter Gen Z akan dikemas dengan ringan dan fun dalam bentuk artikel, infografis, serta video yang mudah diakses dengan gadget dan sangat shareable,” tambahnya. (ym)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading Pengetahuan Remaja Soal Kesehatan Reproduksi Masih Rendah. Please share...!

Back To Top