CCAI Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih di Jawa Timur

Berkolaborasi dengan Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) Universitas Brawijaya Malang, Amatil Indonesia menyelenggarakan acara bertajuk Clean Up atau aksi bersih-bersih di dalam lingkungan kampus Universitas Brawijaya, Sabtu (29/9/2018)


MALANG (IndonesiaTerkini.com)- Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) terus menunjukkan komitmennya mendukung agenda pemerintah meningkatkan kinerja pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Indonesia. Kota Malang, kali ini menjadi lokasi Amatil Indonesia berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat dan komunitas mengenai pentingnya memungut dan memilah sampah untuk menjaga proses pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Berkolaborasi dengan Unit Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPKK) Universitas Brawijaya Malang, Sabtu (29/9/2018) pagi, Amatil Indonesia menyelenggarakan acara bertajuk Clean Up atau aksi bersih-bersih di dalam lingkungan kampus Universitas Brawijaya. Sebanyak 72 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai fakultas yang terbagi kedalam 14 kelompok, ikut turun dalam aksi tersebut.

Bermodalkan dua karung sak bekas gula dari Amatil Indonesia untuk memilah sampah yang dapat didaur ulang dan tidak dapat didaur ulang, masing-masing kelompok berpencar guna berbagi lokasi membersihkan lingkungan kampus mereka. Selama satu jam, kegiatan yang termasuk kedalam rangkaian acara dua hari CCAI Goes to Campus di Universitas Brawijaya ini berhasil mengumpulkan sampah dengan berat mencapai 134 kg.

“Di Indonesia, volume sampah tiap tahunnya terus meningkat. Oleh karena itu kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan seperti sampah, harus terus ditingkatkan,” ujar Adipurno Widi Putranto, Corporate Affairs Executive, Coca-Cola Amatil Indonesia untuk daerah operasi Jawa Timur.

“Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bisnis produksi minuman maupun kemasan, Amatil Indonesia terus berusaha mengurangi sampah di tiap fasilitas manufakturnya. Kami juga berkomitmen untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan mendukung berbagai inisiatif masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar dan berkelanjutan sesuai dengan agenda pemerintah," lanjutnya.

Aksi bersih-bersih di Kota Malang, merupakan kegiatan kolaborasi Amatil Indonesia dengan komunitas yang ke-7 secara nasional di bulan ini dalam kaitannya dengan isu sampah. Sebelumnya, hampir seluruh daerah operasi Amatil Indonesia seperti Medan, Bandung, Jakarta, Semarang serta Bali dan Lampung telah ikut ambil bagian dalam kegiatan World Clean Up Day pada 15 September 2018 lalu. Masih dalam rangkaian World Clean Up Day, Amatil Indonesia juga ikut ambil bagian sebagai pembicara dalam kegiatan tahunan Jambore Indonesia Bersih & Bebas Sampah 2018 yang dilaksanakan di Lapangan Rampal, Kota Malang, Jumat (14/9/2018).

Dukungan Amatil Indonesia terhadap Lingkungan

Sejak memasuki pasar Indonesia di tahun 1992, lingkungan telah menjadi salah satu fokus Corporate Social Responsibility (CSR) dan pilar keberlanjutan Amatil Indonesia, dan perusahaan ini telah menjalankan berbagai inisiatif untuk fokus tersebut di seluruh wilayah Indonesia. Amatil Indonesia telah menggerakkan ribuan karyawan di tiap area untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal dalam menjalankan berbagai inisiatif bersih-bersih lingkungan.

Sebagian kegiatan dijalankan secara adhoc, dan beberapa dijalankan dengan rencana jangka panjang, seperti: Coca-Cola Forest di Lampung, Bandung, dan Semarang, serta Bali Beach Clean Up (BBCU). Tahun ini, Amatil Indonesia bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyerahkan bantuan satu unit mesin cacah plastik ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST 3R) Seminyak. Mesin tersebut yang akan mendukung pengadaan teknologi aspal plastik dan mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar.

Hingga bulan Juli 2018, program harian Bali Beach Clean Up telah menyingkirkan lebih dari 38 juta kg sampah dari pesisir pantai sepanjang 9,7 kilometer. Program ini didukung dengan 4 traktor pantai, 2 barber surf rakes, 3 truk sampah, 78 kru dari komunitas lokal di sekitar pantai, serta 150 tempat sampah baru tiap tahunnya. Mulai tahun ini, tempat sampah yang didonasikan oleh CCAI bagi masyarakat di tiap wilayah operasionalnya, termasuk Bali,merupakan jenis tiga sistem, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah.

Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi, yaitu: People, Wellbeing, Environment dan Community, CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai berikut: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat, Coke Kicks, City Clean-Ups (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan), dan Coca-Cola Forest.

Program Coca-Cola Forest menggabungkan kegiatan penanaman pohon dengan pelayanan pendidikan, dan program pemberdayaan masyarakat. Inisiatif tersebut pertama kali berjalan di Lampung pada tahun 2014, disusul dengan wilayah Jawa Barat pada tahun 2015, dan Jawa Tengah pada tahun 2017. Melalui program Coca-Cola Forest, CCAI telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 300.000 pohon pada masyarakat. (dri)
Labels: CSR

Thanks for reading CCAI Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih di Jawa Timur. Please share...!

Back To Top