Fokus Sektor UMKM, Bank DKI Tambah 4 Kantor Layanan

Bank DKI meresmikan kantor layanan baru, yang berlokasi di Pasar Malabar, Jakarta, Selasa (30/10/2018)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sebagai upaya merealisasikan salah satu misinya untuk menjadi Bank Pilihan Bagi Sektor UMKM, Bank DKI menambah lagi empat kantor layanan baru setingkat Kantor Kas yang ada di pasar-pasar, yang tersebar di Pasar Malabar, Pasar Cileungsi, Pasar Muara Karang, dan Pasar Cipinang Elok.

"Penambahan empat lokasi kantor layanan di pasar ini, sebagai wujud komitmen Bank DKI dalam mendekatkan jangkauan layanan bagi pelaku UMKM khususnya yang ada di lokasi-lokasi pasar di Jakarta dan sekitarnya," kata Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, Selasa (30/10/2018).

Sebelumnya, kata Priagung, selama tahun 2018 Bank DKI telah membuka 4 kantor yang ada di pasar terdiri dari Pasar Baru Bantar Gebang, Pasar Kranggan Mas, PGC Cililitan dan ITC Depok. Sehingga, sampai dengan akhir Oktober 2018, total kantor Bank DKI yang ada di pasar sebanyak 79 kantor layanan dari total 279 Kantor Layanan yang dimiliki Bank DKI. "Direncanakan sampai dengan akhir tahun 2018, Bank DKI akan menambah lagi 12 kantor yang ada di pasar, dan menambah beberapa kantor di rusun-rusun kelolaan Pemprov DKI Jakarta," jelasnya.

Priagung menambahkan, untuk dapat memfasilitasi permodalan bagi para pelaku UMKM, Bank DKI memiliki produk kredit Mikro Monas 25, 75, dan 500 dengan plafon dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta, yang dapat dimanfaatkan sebagai akses tambahan modal kerja maupun investasi. "Mulai awal Oktober 2018, Bank DKI juga sedang menggelar 'Program Promo Pasar' di 5 lokasi pasar yaitu Pasar Induk Kramatjati, Pasar Tanah Abang Blok A, B, dan F, Pasar Cipulir, serta Pasar Senen Blok 1 sampai dengan 6, melalui program kemudahan proses persetujuan kredit satu hari disertai promo gratis asuransi, gratis administrasi dan gratis biaya survei," tambahnya.

Priagung mengatakan, pihaknya juga bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta pada Program Kewirausahaan Terpadu. "Bagi mereka yang baru merintis usahanya, Bank DKI menyediakan produk Monas Pemula yang merupakan fasilitas permodalan untuk modal usaha maupun investasi dengan plafon sampai dengan Rp 10 juta, dengan bunga yang kompetitif," tandasnya.

Sampai dengan September 2018, Bank DKI telah menyalurkan kredit mikro sebanyak Rp 620 miliar. Secara year to date, tumbuh sebesar 32,7 persen dari posisi Desember 2017 sebesar Rp 467 miliar dan secara year on year tumbuh 48,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 417 miliar. Peningkatan ini didorong oleh sejumlah ekspansi jaringan kantor Bank DKI di pasar-pasar DKI Jakarta dan sekitarnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Fokus Sektor UMKM, Bank DKI Tambah 4 Kantor Layanan. Please share...!

Back To Top