Mahasiswa Universitas Tadulako Bisa Jalankan Studi Sementara di UNAIR

(Kiri) Rektor Universitas Airlangga Prof. Nasih


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu-Donggala pada Jumat lalu memiliki dampak yang begitu besar. Salah satunya terputusnya proses pendidikan, baik pendidikan di tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Mengenai hal itu, Rektor Universitas Airlangga Prof. Nasih menyatakan, sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, UNAIR menyambut baik himbauan Rektor Universitas Tadulako (Untad), Palu – Sulawesi Tengah dalam Majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTN) dan Forum Rektor Indonesia (FRI), terakait permohonan untuk menerima mahasiswa Untad belajar sementara di berbagai kampus yang ada di Indonesia.

"UNAIR dengan sangat terbuka siap menerima mahasiswa Universitas Tadulako untuk sementara belajar di UNAIR, hingga nanti kondisi kampus Universitas Tadulako bisa digunakan kembali untuk belajar," ujarnya, Jumat (5/10/2018).

Prof. Nasih menambahkan, sembari menunggu kondisi kampus Untad kembali pulih, mahasiswa Untad yang menempuh studi di UNAIR memiliki hak dan kewajiban yang sama. Mahasiswa Untad bisa memilih prodi yang relevan dengan prodi yang ditempuh selama menjadi mahasiswa Untad.

"Adapun alur yang harus dilakukan oleh mahasiswa Untad yang ingin studi ke UNAIR, bisa langsung menghubungi pihak Direktorat Pendidikan UNAIR. Perihal biaya, mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa dan tsunami bisa melakukan permohonan keringanan biaya studi di UNAIR dan untuk tempat tinggal, pihak pimpinan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNAIR siap memberikan akses tempat tinggal sementara bagi mahasiswa Untad selama studi di UNAIR," lanjutnya.

Prof. Nasih juga menegaskan, selain memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa Untad yang terdampak gempa dan tsunami, civitas UNAIR terlebih dahulu telah mengirimkan tim medis bersama Rumah Sakit Terapung UNAIR ke lokasi bencana. (dri)
Labels: Pendidikan

Thanks for reading Mahasiswa Universitas Tadulako Bisa Jalankan Studi Sementara di UNAIR. Please share...!

Back To Top