Marine Stewardship Council Mobilisasi Organisasi di 15 Negara untuk Laut yang Sehat

Chief Executive Marine Stewardship Council (MSC), Rupert Howes (Foto: istimewa)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Di saat lautan dunia semakin tidak sehat akibat penangkapan ikan berlebihan, praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan, polusi, perubahan iklim, dan pengasaman, semakin banyak organisasi dari penjuru dunia dengan sukarela bekerjasama dengan penyedia standar internasional penangkapan ikan berkelanjutan berbasis sains, Marine Stewardship Council (MSC), untuk membuat perubahan.

Sebagai bagian dari 2020 Leaders for a Living Ocean alliance, mitra MSC telah melanjutkan komitmen mereka untuk meningkatkan pasokan, perdagangan dan ketersediaan makanan laut yang bersertifikat, yang mudah dilacak, dan berkelanjutan. Inisiatif ini diluncurkan pada Our Ocean Conference di Malta tahun lalu, dengan Uni Eropa sebagai penyelenggara, dan kembali diselenggarakan tahun ini di Bali, Indonesia. Sejauh ini, 30 lebih perusahaan dari seluruh dunia telah bergabung dengan aliansi ini dan telah berkomitmen untuk meningkatkan pasokan, perdagangan, dan ketersediaan makanan laut yang bersertifikat, dapat dilacak, serta berkelanjutan.

15 dari perusahaan dan organisasi ini kini bisa melaporkan perkembangan yang telah mereka lakukan menuju tahun 2020. Para pemimpin yang melaporkan perkembangan mereka antara lain: Aeon Group (Jepang), Albert Heijn (Belanda dan Belgia), grup ALDI (Jerman), Carrefour (Prancis), Coles (Australia), grup Colruyt (Belgia), COOP (Jepang), Danish Fisheries Producers Organisasi (Denmark), FishTales (Belanda), Jumbo (Belanda), Parlevliet & Van der Plas (Benelux), PNA (Western Central Pacific Ocean), Sainsbury's (Inggris), Thai Union (Internasional), WADPIRD & WAFIC (Australia). Selain itu, komitmen baru juga diterima dari Woolworths (Australia), Lidl International (Jerman), Metro International (Jerman) dan Bolton Food (Italia). Rincian perkembangan 2018 dan komitmen baru dapat ditemukan di sini.

Komitmen yang diterima datang dalam bentuk dan cara yang berbeda-beda. Mulai dari mendukung program peningkatan perikanan yang mengarah ke sertifikasi pihak ketiga, menerapkan strategi panen yang efektif, dan memilih stok ikan yang sehat, hingga kebijakan pengadaan yang hanya menerima makanan laut dari perikanan berkelanjutan dan bisa dilacak untuk pemenuhan kebutuhan akan produk segar, beku, dan kalengan, termasuk makanan hewan peliharaan, sekaligus membangun kesadaran dan pemahaman konsumen.

Rupert Howes, CEO dari Marine Stewardship Council mengatakan, komitmen, kebijakan, dan ambisi berbagai organisasi ini telah mampu membangkitkan kembali perekonomian dengan mengubah pola produksi dan konsumsi, serta menggabungkan efek ekologis dari tindakan kita ke dalam tatanan bagaimana mereka menjalankan bisnis.

“Platform internasional seperti Our Ocean Conference akan memberi inspirasi untuk mengambil tindakan afirmatif, menyatukan nilai dan komitmen bersama, dan mengingatkan kita tentang pentingnya upaya kolektif serta akuntabilitas individu dalam melindungi sumber daya alam kita untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) dari PBB," lanjutnya.

Kami menghargai organisasi-organisasi ini, baik itu dari pemerintah negara bagian, industri perikanan, retailer, merek makanan laut, dan sektor jasa makanan di 15 negara di Eropa, Amerika Utara dan Asia-Pasifik yang telah sukarela mengambil langkah nyata dan aspiratif untuk menghadapi urgensi dan besarnya dilema lautan kita, ketergantungannya dengan manusia, dan pentingnya kolaborasi sebagai landasan pengambilan keputusan demi dampak yang lebih bermakna dan positif,” tambah Howes.

Aliansi 2020 Leaders for a Living Ocean terdiri dari 300 lebih operasi penangkapan ikan dan 3.000 bisnis rantai pasokan, termasuk 80 retailer besar, yang berkomitmen untuk memproduksi dan menjual makanan laut tersertifiksi dengan standar MSC. Hingga saat ini, ada 420 perikanan terlibat dalam program MSC di 36 negara, memanen 14% tangkapan laut global. Global Impacts Report MSC menunjukkan bahwa 94% perikanan yang menjadi bagian dari program ini, telah melakukan setidaknya satu perbaikan untuk mencapai atau mempertahankan sertifikasi, dengan jumlah total lebih dari 1.200 perikanan dalam 16 tahun terakhir. (ym)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Marine Stewardship Council Mobilisasi Organisasi di 15 Negara untuk Laut yang Sehat. Please share...!

Back To Top