Otomoto Targetkan Jaring 500 Ribu Pengguna

Peluncuran aplikasi Otomoto di Jakarta, Rabu (3/10/2018)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Otomoto Indonesia, pemilik aplikasi Otomoto, menargetkan menjaring 500 ribu pengguna pada kuartal III-2019, dibandingkan kuartal III-2018 sebanyak 40 ribu pengguna. Salah satu keunggulan aplikasi Otomoto adalah membuat para pemilik sepeda motor bisa mengetahui harga jual terkini dengan akurat, tergantung kondisinya. Mereka juga bisa bisa menikmati kemudahan saat hendak melakukan servis dan pinjaman untuk kebutuhan di luar pembelian motor.

Founder dan Board of Advisor Otomoto Marwoto Soebiakno mengatakan, Otomoto merupakan pengembangan dari aplikasi Sumo365, berdasarkan data analitik, algoritma, dan otomatisasi, sehingga lebih lengkap. Aplikasi Otomoto merupakan hasil kreativitas anak bangsa bagi para pemilik motor di seluruh Indonesia.

“Sebenarnya kami ingin memberikan warna lain dan dikembangkan dari penelitian bahwa pengendara biasa mengganti motornya setiap tiga tahun sekali. Untuk itu, kami sekalian bikin rebranding aplikasi Sumo365,” kata Marwoto usai peluncuran resmi aplikasi Otomoto di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Otomoto, kata dia, menjalin kerja sama dengan 220 mitra bengkel resmi yang tersebar di banyak daerah, seperti di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Bali dan lembaga pembiayaan. Sampai akhir tahun, Otomoto menargetkan memiliki jaringan di 128 kota di Jawa dan Bali.

Head of Technology Otomoto Dennis Wu mengatakan, sudah saatnya pemilik sepeda motor melihat potensi kendaraan, bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai aset yang berharga. Setidaknya ada empat fitur andalan aplikasi Otomoto yaitu price engine, smart inspection, loan, dan booking service.

Fitur price engine memungkinkan pengguna aplikasi untuk mengetahui harga jual motor dengan akurat, tergantung kondisi. Caranya dengan memasukkan tipe kendaraan, tahun produksi, dan jumlah kilometer. Setelah itu, dalam hitungan detik, perkiraan harga dapat dilihat di layar ponsel.

Adapun fitur smart inspection adalah pengecekan kondisi motor melibatkan mekanik profesional bersertifikat dari para mitra bengkel. Pemilik kendaraan dapat datang ke bengkel rekanan dan diperiksa oleh tenaga ahli. Sementara itu, laporan smart inspection dibagi ke dalam lima kategori, yakni grade A, B, C, D, dan E yang dapat dipakai sebagai acuan harga. Untuk fitur loan, dia menyatakan, pengguna akan dihubungkan dengan berbagai perusahaan pembiayaan terpercaya berskala nasional. Bahkan, pengguna juga bisa mendapatkan pinjaman untuk kebutuhan di luar pembelian motor. Saat ini Otomoto bekerja sama dengan satu lembaga pembiayaan dan dalam proses tiga lembaga pembiayaan. (sd)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Otomoto Targetkan Jaring 500 Ribu Pengguna. Please share...!

Back To Top