2 Bulan Masuk Indonesia, Ponsel Realme Terjual 80.000 Unit

Realme 2 (kiri) dan Realme 2 Pro (kanan) diluncurkan di Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Setelah dua bulan mengembangkan sayapnya di pasar Indonesia, Realme, produsen smartphone yang berbasis di Tiongkok, sukses menggelar flash sale sebanyak 80.000 unit melalui platform e-commerce Lazada. Ketiga seri smartphone yang laris di pasar Indonesia tersebut adalah Realme C1, Realme 2 dan Realme 2 Pro. Selain Indonesia, Realme juga sedang mempersiapkan untuk menyasar pasar Asia Tenggara lainnya, yaitu dalam bulan ini akan melakukan ekspansi ke pasar Thailand dan Malaysia.

Marketing Director of Realme Asia Tenggara, Josef Wang mengatakan, antusiasme dan respons masyarakat di Indonesia cukup positif terhadap Realme. Hal itu yang membuat pihaknya sangat antusias menyasar pasar Indonesia, khususnya kalangan milenial.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat besar. Itulah alasan kenapa kami menyasar pasar Indonesia, setelah sebelumnya sukses di pasar India. Kami berkomitmen untuk menghadirkan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia, khususnya kaum muda," kata Wang di Jakarta, Kamis, (1/11/2018).

Menurut Wang, di Indonesia, nama Realme memang sudah santer terdengar sebagai pesaing berat Xiaomi. Subbrand dari Oppo ini akan mengkhususkan diri dengan segmen anak muda, milenial. Gebrakan mereka di pasar Indonesia cukup berhasil. Terbukti, dari data yang ada, kurang lebih sudah 80.000 unit Realme yang terjual di Indonesia. Itu diraih dalam lima kali flash sale di Lazada, terhitung tanggal 16, 23, 24, 30, dan 31Oktober 2018.

"Data yang kami terima dari partner, Jakarta merupakan wilayah pembeli terbanyak, selain beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Nantinya tidak menutup kemungkinan jika penjualan akan dilakukan secara offline juga, dengan menumpang modern channel yang juga digunakan Oppo, seperti Eraphone," ucap Wang.

Meskipun baru memasuki pasar Indonesia, Realme pun sudah melakukan persiapan untuk ekspansi ke negara Asia Tenggara lainnya. Bulan ini, akan melakukan ekspnasi ke Thailand dan Malaysia, dan juga Singapura. "Kami sudah resmi mengumumkan eksistensi di Thailand dan Malaysia sejak bulan lalu sehingga peluncuran produk debut Realme akan dilakukan tak lama lagi. Kemudian menyusul beberapa negara lainnya. Bulan depan kami siap ke Filipina, lalu berikutnya adalah Singapura dan Myanmar," kata Josef.

Untuk saat ini, di pasar Indonesia, Realme akan berkolaborasi dengan Oppo sebagai brand utama dari produk smartphone yang berbasis di Tiongkok tersebut. Baik dari sisi strategi penjualan, pabrik, sampai customer service. Pabrik Oppo dijadikan juga sebagai tempat produksi Realme. Lalu, jika ada keperluan after sales service, pengguna Realme akan diarahkan ke customer service Oppo. "Ke depan, kami sudah menyiapkan komunitas atau online forum bagi para pecinta Realme. Anggota forum tersebut akan kami berikan hal-hal yang menarik terkait dengan promo Realme,” ungkap Wang.

Untuk lini produk, Realme mengupayakan pembaharuan varian smartphone dalam waktu yang cepat, dengan jeda sekitar 4 sampai 5 bulan. Ditanya mengenai produk berikutnya yang akan diluncurkan di Indonesia, setelah Realme 2, Josef enggan berkomentar. Bahkan dia tak mau menjawab saat ditanya soal peluncuran Realme berbasis MediaTek Helio P70 di Indonesia sebagai suksesor Realme 2.

"Semua kami hadirkan ke pasar berdasarkan permintaan konsumen. Kami selalu mendengarkan apa yang mereka butuhkan. Jadi tunggu saja," tegas Wang. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading 2 Bulan Masuk Indonesia, Ponsel Realme Terjual 80.000 Unit. Please share...!

Back To Top