AkzoNobel Dorong Kampung Pancuran Salatiga Jadi Kota Wisata

Kolaborasi antara AkzoNobel serta penduduk setempat, 'Kampung Wisata Pancuran' telah diresmikan oleh Pemerintah Salatiga sebagai salah satu pusat wisata di tengah kota


SALATIGA (IndonesiaTerkini.com)- Lingkungan kecil yang secara strategis terletak di RW 04 Pancuran, Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Salatiga, siap mewujudkan mimpinya untuk menjadi kampung wisata. Melalui kolaborasi antara AkzoNobel serta penduduk setempat, 'Kampung Wisata Pancuran' telah diresmikan hari ini oleh Pemerintah Salatiga sebagai salah satu pusat wisata di tengah kota.

Walikota Salatiga, Yulianto yang ikut menghadiri dan mendapatkan kehormatan untuk melakukan peresmian mengatakan, saya memuji inisiatif para warga RW 04 Pancuran untuk mengubah lingkungan  menjadi lebih hidup dan berwarna. Kami optimistis hal ini akan dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan kota dan meningkatkan daya tarik kota kami bagi para wisatawan, sebagai bagian dari visi kami untuk mengembangkan Kotaku (kota tanpa permukiman kumuh). Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengapresiasi AkzoNobel atas kontribusinya dalam membuat inisiatif ini menjadi kenyataan.

"Pembaruan yang dilakukan pada lingkungan tersebut telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah setempat dengan menyatakan daerah tersebut sebagai kampung wisata di tengah kota. Ini juga merupakan bagian dari program kota yang telah ditargetkan untuk menjadi sebuah kota yang berupaya untuk memberikan akses yang sama terhadap fasilitas yang sesuai untuk semua warganya," ujarnya.

Anastasia Tirtabudi, Head of Brand and Consumer Marketing PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) mengatakan, kami  senang dapat bekerja sama dengan masyarakat dalam mempercantik lingkungan setempat, karena kami percaya pada kekuatan transformatif warna untuk memperkaya masyarakat dan membuat ruang tempat tinggal lebih berwarna, nyaman dan menyenangkan. Itulah mengapa kami berkomitmen untuk terus memberikan warna dalam kehidupan masyarakat, seperti yang tercermin pada program kami, Let’s Colour Indonesia. Kami berharap masyarakat dapat terinspirasi dan merasakan dampak positif dari warna.

"Proyek ini membutuhkan waktu sekitar 8 bulan, melibatkan lebih dari 100 orang warga setempat, untuk membuat ruang publik dan dinding-dinding di sepanjang tepi sungai lebih hidup dengan pembuatan mural warna-warni. Total luas area yang diperkirakan sekitar 10 ribu meter persegi telah dicat dengan lebih dari 3 ribu liter cat Dulux Weathershield," tegasnya.

Menurutnya, kehadiran Kampung Wisata Pancuran bertujuan untuk memupuk rasa kebanggaan dan memiliki di antara penduduk kota yang terdiri dari hampir 200 ribu orang. Di dalam kampung ini terdapat mural-mural yang menampilkan topik yang berbeda-beda; seperti sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia. Mural-mural tersebut juga menggambarkan pahlawan dari Salatiga. Hal ini menjadi peringatan yang berharga tentang sejarah berdirinya bangsa dan pengorbanan tanpa pamrih dari banyak orang untuk kebebasan yang dapat dinikmati saat ini.

"Program Let's Colour Indonesia telah berlangsung sejak tahun 2016. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memperkaya kehidupan masyarakat dengan membantu meningkatkan ruang tempat tinggal mereka melalui proyek-proyek yang melibatkan komunitas. Di Jakarta, AkzoNobel telah melestarikan sejumlah museum dan bangunan strategis di Kota Tua dalam upaya untuk menempatkan situs tersebut dalam daftar Warisan Dunia UNESCO; menciptakan mural di 5 kota, seperti tepian Sungai Sekanak di Palembang; mewarnai Kampung Tematik dalam rangka menyambut Asian Games 2018, dan lain-lain," tutupnya. (pr)
Labels: Travel

Thanks for reading AkzoNobel Dorong Kampung Pancuran Salatiga Jadi Kota Wisata. Please share...!

Back To Top