Bayer Bersama Mitra Terpercaya Tingkatkan Produktivitas Petani Beras di Sragen, Jawa Tengah Hingga 8,57 Ton/HA melalui Aliansi Better Life Farming

(Ki-Ka) Supriyono, Petani Ambassador Small Holder Farmer Bayer di Sragen, Jawa Tengah di damping oleh Field Assistant Smallholder Bayer wilayah Sragen Jawa Tengah


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Saat ini, lebih dari 90% suplai beras terbanyak diproduksi oleh petani kecil di Asia dimana Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar. Masyarakat Indonesia sendiri mengonsumsi beras sebanyak 114,6 kg per kapita per tahun, dan dengan bertambahnya jumlah populasi, kebutuhan beras juga diprediksi ikut meningkat. Fakta ini semakin menegaskan pentingnya peran petani kecil dalam mempertahankan ketersediaan beras untuk masyarakat. Namun sayangnya petani kecil sangat rentan terhadap ancaman eksistensial seperti dampak perubahan iklim, hama dan penyakit tanaman, infrastruktur tidak memadai, migrasi, fluktuasi harga komoditas dan hambatan regulasi. Mereka juga memiliki akses terbatas untuk mendapatkan edukasi mengenai praktik pertanian modern, teknologi terkini serta keterbatasan modal dan kemampuan pemasaran. 

Untuk menjawab semua tantangan-tantangan yang dihadapi oleh petani, Bayer, perusahaan global dengan kompetensi di bidang Life Science terkait kesehatan dan pertanian, berafiliasi dengan dengan International Finance Corporation (IFC, anggota Kelompok Bank Dunia), Netafim, dan Swiss Re Corporate Solutions bersama dengan mitra lokal meluncurkan aliansi Better Life Farming yang membantu menyediakan solusi holistik dan inovatif untuk meningkatkan potensi dan produktivitas petani kecil. Better Life Farming bekerja dengan menghubungkan keahlian global dengan mitra setempat, yang disesuaikan dengan kondisi lokal Better Life Farming menghadirkan praktik agrikultur terdepan, benih, irigasi presisi, perlindungan tanaman, modal, asuransi, teknologi digital dan akses ke pasar yang mana masing-masing layanan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan petani kecil dalam skala besar.

“Kami ingin mendukung petani kecil karena kami sangat yakin bahwa memberdayakan mereka dapat meningkatkan potensi sektor pertanian, yang merupakan kunci penting untuk mencapai ketahanan pangan. Dengan adanya ekosistem kerjasama antara mitra yang kuat dan petani dengan pola pikir yang telah berkembang terbukti dapat meningkatkan produktivitas dan juga pendapatan bersih petani. Better Life Farming bersama dengan para mitra mampu mengatasi kebutuhan petani secara menyeluruh. Kami juga yakin bahwa pendekatan ini memberikan kontribusi positif tak hanya untuk para petani tetapi juga untuk keluarga dan komunitas mereka,” ujar Lino Dias, Global Head Smallholder Farming, Bayer.

Penerapan Better Life Farming di Indonesia

Pada 2018, Better Life Farming menyediakan akses untuk ilmu, praktik dan teknologi agrikultur dan bisnis pertanian, petugas yang berdedikasi di lapangan serta kemudahan akses sumber pembiayaan berkelanjutan. Ditambah lagi kemitraan yang terjalin dengan offtaker dan bank membantu menciptakan harga pasar yang stabil dan seimbang. Di Indonesia sendiri, Better Life Farming sudah diterapkan kepada 23 petani di wilayah Sragen, Jawa Tengah. Dalam program ini, Bayer berperan aktif dalam menyediakan akses ilmu, praktik dan teknologi agrikultur terdepan dan memberikan pelatihan pengelolaan bisnis pertanian. Perusahaan juga menyediakan pembimbing yang berdedikasi di lapangan dan menghubungkan petani-petani kepada mitra-mitra offtaker dan institusi keuangan agar terciptanya harga pasar yang stabil dan seimbang. 

Salah satu mitra offtaker yang telah menjalin kerjasama dengan Bayer di Jawa Timur saat ini dapat menerima hasil panen petani pada setiap musim tanam untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Cabang lainnya di Sragen juga membantu menampung hasil panen petani mitra di wilayah setempat untuk mempersingkat jarak tempuh petani. Kemitraan ini juga diharapkan bisa memberikan harga jual beras lebih tinggi dibanding harga di pasaran, sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga. Sedangkan untuk peminjaman modal, Bayer bermitra dengan berbagai institusi keuangan seperti  seperti bank yang memberikan para petani akses permodalan dengan skema KUR.

“Tantangan yang saat ini dihadapi petani beras Indonesia adalah mempertahankan lahan produktif agar dapat digunakan secara berkelanjutan dan juga pengendalian hama dan penyakit tanaman. Dengan adanya Better Life Farming, saya terus mendapatkan bimbingan penggunaan pestisida atau heribisida yang tepat sehingga tidak merusak lahan dan juga kemudahan akses institusi keuangan jika dibutuhkan penambahan modal untuk musim panen berikutnya,” jelas Supriyono Petani Ambassador Small Holder Farming Bayer di Sragen, Jawa Tengah yang didukung oleh program Better Life Farming.

Sebelumnya, Better Life Farming menerapkan program percontohan di wilayah Banten, Indonesia yang berhasil tingkatkan hasil pangan mereka hingga 27.1% dan peningkatan pendapatan bersih petani hingga 73%, Solusi-solusi yang diberikan oleh Better Life Farming juga sudah menyentuh 9,000 petani di Asia dengan harapan program ini bisa terus berkembang dan memberdayakan kehidupan petani-petani kecil secara jangka panjang. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bayer Bersama Mitra Terpercaya Tingkatkan Produktivitas Petani Beras di Sragen, Jawa Tengah Hingga 8,57 Ton/HA melalui Aliansi Better Life Farming. Please share...!

Back To Top