Coca-Cola Amatil Indonesia Gali Bakat Pelatih dan Pemain Muda Pasuruan Melalui Coke Kicks 2018

Para pemain mendengarkan instruksi pelatih, Minggu (4/11/2018)


PASURUAN (IndonesiaTerkini.com)- Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) bekerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation kembali menggelar Coke Kicks, pelatihan sepak bola usia dini selama dua hari di daerah operasi Amatil Indonesia. Setelah sukses digelar di enam kota, yaitu Lampung, Medan, Banjarmasin, Padang, Semarang dan Bali, Pasuruan kini menjadi kota ke-7 (tujuh) untuk melanjutkan rangkaian seri Coke Kicks tahun 2018 ini.

224 anak-anak berusia 14-16 tahun serta 32 pelatih yang tergabung di dalam 16 sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Pasuruan mengikuti pelatihan sepak bola profesional untuk usai dini. Selama dua hari penyelenggaraannya, Coke Kicks memberikan pelatihan langsung kepada pelatih juga pemain.

Pada hari pertama, para pelatih diberikan materi fundamental pelatihan sepak bola untuk anak-anak berusia 6-14 tahun. Sedangkan pada hari kedua, para pemain mendapatkan pelatihan sepak bola profesional dari para pelatih terpilih tersebut. Rangkaian kegiatan pada hari kedua tersebut lalu ditutup dengan mini competition antar SSB.

“Amatil Indonesia berharap Coke Kicks dapat menanamkan semangat kegiatan olahraga yang sehat dan sportif ke tengah-tengah masyarakat serta membantu daerah menemukan bibit-bibit unggul dalam sepak bola di sekitar area lingkungan operasi Amatil Indonesia di Jawa Timur,” kata I Gde Solantha Widjaja-Adhi selaku perwakilan manajemen ketika membuka kegiatan Coke Kicks di Lapangan Randupitu, Gempol.

Sejak tahun 2011, Coke Kicks telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 16 ribu anak dan seribu pelatih di 763 titik di seluruh Indonesia. Dalam pelatihan sepak bola usia dini ini, Coach Eko Darmawan dari ASA Foundation menyampaikan bahwa pelatih lokal memliki peran penting untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang positif dan terus berkembang. “Para pelatih lokal ini diberikan pembekalan metode pelatihan yang komprehensif, terutama tentang pembinaan mental positif tim agar para pemain siap meraih berbagai kesempatan di masa depan,” ujar Coach Eko.

“Program Coke Kicks tahun 2018 memiliki fokus lebih besar kepada pengembangan pelatih, karena kami melihat bahwa dengan memberikan pelatihan profesional sepak bola usia dini kepada para pelatih lokal akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar,” kata Adipurno Widi Putranto, Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia untuk wilayah operasi Jawa Timur.

“Sebagai perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 1992 di Indonesia, kami percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan para pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dimana kami beroperasi," lanjutnya.

Sejumlah Kisah Sukses Lahir dari Coke Kicks

Melalui metode pelatihan yang dikemas secara komprehensif, sejak tahun 2011 Coke Kicks telah menghasilkan banyak kisah sukses. Cecep Setia Mukhlis contohnya, ia merupakan peserta Coke Kicks untuk pelatihan pelatih lokal di tahun 2011. Saat ini ia menjadi pelatih Soccer Grass Root Academy (SGRA) Cimanggung, Jawa Barat. Setelah mengikuti pelatihan dari Coke Kicks, Cecep mendapatkan kesempatan untuk menerima pelatihan dari Liga Premier Inggris (Arsenal, Manchester City, Portsmouth dan Stoke City) yang bekerja sama dengan Persib Bandung dan Dispora kota Bandung. Melalui kegiatan tersebut, Cecep mendapatkan sertifikat Young Coaches Indonesia dan Young Coaches International pada tahun 2017.

Bukan hanya Cecep, gelaran Coke Kicks tahun 2011 juga berhasil mengorbitkan Mochammad Dimas Alfian Tafarel. Melalui pelatihan yang diterimanya, saat ini Dimas telah berhasil menjadi salah satu pemain gelandang klub Liga Indonesia, Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Bogor (Persikabo).

Yoga Remonaldi, peserta Coke Kicks untuk pelatihan pelatih lokal di tahun 2012 kini terus mendapatkan kesempatan untuk mencicipi pelatihan dari klub-klub Eropa. Contohnya melalui pelatihan SCOURT dengan Basel, Werder Bremen dan Austria Wien. Selain itu, dengan ASA Foundation, ia juga mendapatkan pelatihan dari Manchester City. Tidak berhenti disana, Yoga juga mendapatkan pelatihan dari Liverpool FC dan Futbol Net dengan Barca Foundation dan terakhir Java Power dengan YTL dan ASA Foundation.

Sejak tahun 1992, Coca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) sebagai perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terkemuka, menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainability yang dipandu empat pilar: Environment, Our People, Wellbeing, dan Community.

Coke Kicks merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh Amatil Indonesia untuk pilar Community dengan memupuk bakat-bakat generasi muda untuk membawa manfaat positif bagi masyarakat Indonesia. Berbagai inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh Amatil Indonesia, utamanya untuk masyarakat yang bersentuhan langsung dengan fasilitas Amatil Indonesia di seluruh wilayah operasinya, antara lain melalui bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi, bantuan infrastruktur, bantuan air bersih melalui Water for Life, serta penanaman pohon di area tangkapan air dan pelatihan masyarakat setempat melalui Coca-Cola Forest. (dri)
Labels: olahraga

Thanks for reading Coca-Cola Amatil Indonesia Gali Bakat Pelatih dan Pemain Muda Pasuruan Melalui Coke Kicks 2018. Please share...!

Back To Top