Friesland Campina Lakukan Studi Gizi pada 18.000 Anak di Asia Tenggara

Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bekerja sama dengan Friesland Campina.untuk melakukan studi Southeast Asia Nutrition Survey (SEANUTS) II yang mempelajari tentang gizi anak di Indonesia, Vietnam, Thailand dan Malaysia


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Royal Friesland Campina, perusahaan susu global, mengumumkan dimulainya Southeast Asia Nutrition Survey II (SEANUTS II). Studi ini akan mempelajari status gizi lebih dari 18.000 anak di Indonesia, Vietnam, Thailand dan Malaysia. SEANUTS II melibatkan berbagai lembaga penelitian dan universitas terkemuka sebagai mitra pelaksanaan studi.

Studi Southeast Asia Nutrition Survey (SEANUTS) II adalah satu studi mendalam tentang gizi anak yang diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan program intervensi nasional, memperkaya pengetahuan ilmiah dan mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan status gizi anak Indonesia.

Studi merupakan lanjutan dari SEANUTS I yang hasilnya dipublikasikan pada tahun 2014. Studi ini akan mengumpulkan informasi antara lain soal tren pertumbuhan, kebiasaan diet, pola aktivitas fisik, pola tidur, status gizi anak-anak dan parameter biokimia anak-anak berusia enam bulan hingga 12 tahun. Karena tingkat dan keparahan malnutrisi di wilayah ini, studi akan memberikan fokus ekstra untuk mendapatkan wawasan tentang konsumsi protein dan status gizi protein mereka. Protein adalah zat gizi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Di Indonesia, studi ini akan dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bekerja sama dengan Friesland Campina. Hasilnya diharapkan dapat dipublikasikan untuk umum pada tahun 2021 dan dapat digunakan untuk mengembangkan program - program intervensi nasional, memperkaya pengetahuan ilmiah dan mendukung kebijakan pemerintah.

Studi Besar

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia sekaligus Ketua Tim Riset SEANUTS II Indonesia mengaku bangga bekerja sama dengan Friesland Campina dalam studi besar yang mendalam yang ini untuk mendapatkan temuan-temuan mengenai tren pertumbuhan, kebiasaan diet, pola aktivitas fisik, pola tidur dan status gizi anak-anak di Indonesia. "Edisi pertama SEANUTS mengungkapkan bahwa banyak anak di Indonesia dan negara-negara lain menderita tiga beban malnutrisi. Edisi kedua ini akan lebih berfokus pada kuantitas dan kualitas protein untuk mendapatkan informasi atau data yang lebih mendalam tentang kemungkinan perannya terkait dengan masalah ini,” ujarnya.

Roel van Neerbos, President of Consumer Dairy Royal Friesland Campina turut menambahkan, gizi yang baik adalah faktor penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan anak. Indonesia bisa melihat bahwa banyak anak-anak di dunia mengalami ketidakseimbangan konsumsi makanan yang mengakibatkan over-or-undernutrition (kelebihan atau kekurangan gizi). "Selama bertahun-tahun, Frisian Flag di Indonesia sebagai bagian dari FrieslandCampina telah bekerja bersama dengan Pemerintah, LSM, dan berbagai organisasi profesi kesehatan untuk mendidik dan menginspirasi keluarga untuk mengadopsi gaya hidup sehat," katanya.

Menurut Roel van Neerbos, studi ini akan memberi kita informasi menyeluruh mengenai kesenjangan status gizi anak, sebagai dasar pengembangan inovasi produk susu serta program gaya hidup sehat yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi dan tumbuh kembang mereka. (sd)
Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Friesland Campina Lakukan Studi Gizi pada 18.000 Anak di Asia Tenggara. Please share...!

Back To Top