Kedubes Belanda Lakukan Kerjasama dengan RS UNAIR Bantu Tuntaskan Penyakit HIV dan Tuberkulosis

Rumah Sakit Universitas Airlangga melakukan penjajakan kerjasama dengan Kedutaan Besar Belanda (Delegation of the Kingdom of the Netherlands) pada Rabu (7/11/2018), bertempat di Dharmawangsa Hall RS UNAIR


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Rumah Sakit Universitas Airlangga melakukan penjajakan kerjasama dengan Kedutaan Besar Belanda (Delegation of the Kingdom of the Netherlands) pada Rabu (7/11/2018), bertempat di Dharmawangsa Hall RS UNAIR. Penjajakan kerjasama itu dihadiri oleh pimpinan RS UNAIR dan delegasi dari Kedutaan Besar Belanda, terdiri dari Kementerian Kesehatan Belanda, pengusaha, dan direktur rumah sakit.

Kerjasama antar kedua belah pihak akan berfokus pada penyakit Tuberkulosis, HIV/AIDS, pengembangan kesehatan jantung, Microsurgery, kanker, dan kecantikan. Kedutaan Besar Belanda menaruh perhatian besar terhadap RS UNAIR karena merupakan salah satu rumah sakit pendidikan terkemuka yang ada di Indonesia. RS UNAIR memenuhi syarat sebagai rumah sakit berkompeten karena letaknya yang strategis di pusat kota, juga tenaga kesehatan yang punya potensi mumpuni.

Alasan lain, RS UNAIR pada tahun 2019 merencanakan re-akreditasi nasional dan internasional. RS UNAIR sedang mempersiapkan Global Medical Tourism dengan harapan turis domestik maupun luar negeri bila ingin mendapat pelayanan kesehatan bisa ke RS UNAIR. RS UNAIR juga terus melakukan pembenahan internal, supaya quality dan safety semakin baik.

Penjajakan kerjasama itu dibuka dengan sambutan dari Prof. dr., Nasronudin, Sp.PD-KPTI, Direktur RS UNAIR. Ia berterimakasih kepada Health Delegation of the Kingdom of the Netherlands karena telah berkenan hadir.

Dalam forum itu, Prof Nasron menjelaskan, tentang profil RS UNAIR yang berisi target dari tahun 2016-2020, doctor patient interface pada tahun 2025, serta peran RS UNAIR dalam menanggulangi bencana di Lombok, yakni dengan mendirikan Rumah Sakit Terapung.

"RS UNAIR saat ini tengah berusaha memecahkan masalah Penyakit infeksi (Global Problems dan National Problem). Dalam hal ini, RS UNAIR juga berperan aktif dalam menanggulangi masalah kesehatan nasional maupun internasional dengan mendirikan rumah sakit isolasi khusus Infectious Disease (Rumah Sakit Khusus Infeksi/RSKI)," lanjutnya. (dri)
Labels: Pendidikan

Thanks for reading Kedubes Belanda Lakukan Kerjasama dengan RS UNAIR Bantu Tuntaskan Penyakit HIV dan Tuberkulosis. Please share...!

Back To Top