2019, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Dinas UMKM Jatim Genjot Kepesertaan

(Bawah, Enam dari Kiri) Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto di acara monitoring dan evaluasi pengawasan terpadu di Hotel Mercure Surabaya, Kamis (6/12/2018)


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jawa Timur (Jatim) di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat ini masih sangat minim, yaitu baru sekitar 10% dari total usaha kecil. Oleh sebab itu, pada 2019 nanti, BPJS Ketenagakerjaan akan menggandeng Dinas Usaha Kecil Menengah Jatim untuk menjaring UMKM agar mau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur, Dodo Suharto mengatakan, saat ini ada 12 juta lebih tenaga kerja pada UMKM yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.

"Perusahaan kecil baru 10% yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Paling besar potensinya memang di perusahaan kecil itu. Di sana ada potensi 12  juta tenaga kerja yang belum terlindungi," ujarnya, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, Jatim dari total 2 jutaaan perusahaan, baik perusahaan besar, sedang, dan kecil, baru 68.448 perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 18% dibanding tahun 2017. "Kalau perusahaan sedang atau besar di Jatim, sudah 90% menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kalau usaha kecil itu ya baru 10%," lanjutnya.

Berdasarkan data, jumlah tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jatim pada 2018 sebanyak 3.081.796 tenaga kerja. Jumlah tersebut meningkat sekitar 20% dibanding tahun sebelumnya. (dri)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading 2019, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Dinas UMKM Jatim Genjot Kepesertaan. Please share...!

Back To Top