2019, Pelita Samudera Alokasikan Belanja Modal US$ 40 Juta

Adi Hartadi, Head of Investor (kiri) dan Harry Thjen, Direktur PT Pelita Samudera Shipping Tbk saat konfrensi pers usai RUPSLB di Jakarta, Rabu, (5/11/2018)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan jasa angkutan laut, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capax) sebesar US$ 40 Juta pada tahun 2019. Jumlah tersebut menunjukan kenaikan hingga dua kali lipat dibanding alokasi capex tahun 2018 sebesar US$ 20 juta.

Direktur PT Pelita Samudera Shipping Tbk, Harry Thjen mengungkapkan dana belanja modal 2019 akan dialokasikan sebanyak 40%-50% untuk membeli kapal induk kelas hendymax, lalu sekitar 40% untuk membeli kapal tongkang dan kapal tunda, sementara sisanya untuk kebutuhan lainnya.

“Jumlah capex 2019 kami sesuaikan dengan situasi dan kondisi bisnis yang terjadi. Sementara sumber dananya berasal dari kas internal maupun pinjaman bank,” ujar Harry usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PSSI di Jakarta, Rabu, (5/12/2018).

Dengan penambahan armada yang dilakukan, PSSI optimistis volume angkut komoditas pertambangan yang dilakoni akan meningkat sebesar 20%-25% di tahun 2019. Karena itu pula, manajemen PSSI berharap dapat membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 25-30%, dengan margin laba bersih inti naik menjadi 10%-12%. Terkait pendanaan ekspansinya, dalam RUPSLB para pemegang saham PSSI menyetujui rencana Perseroan untuk mendapatkan Fasilitas Pinjaman Bank Jangka Pendek dan Pinjaman Kontinjensi. PSSI berencana untuk mendapatkan pinjaman bank yang terdiri dari sampai dengan US$ 10 juta untuk fasilitas pinjaman jangka pendek dan sampai dengan US$ 2 juta untuk fasilitas kontinjensi dari Citibank N.A. Indonesia.

“Fasilitas pinjaman ini tidak memiliki jaminan, mencerminkan tingkat kepercayaan dan keyakinan yang tinggi dari institusi keuangan terhadap prospek bisnis Perseroan,” ujar Head of Investor Ralation PSSI, Adi Hartadi.

Menurutnya PSSI berencana untuk menggunakan pinjaman ini untuk kebutuhan pembiayaan jangka pendek, sebagai bagian dari rencana pengembangan armada Perseroan yang berkelanjutan. Di bulan Desember 2018, PSSI berencana untuk menambah 1 unit Kapal Tunda dan 1 unit Kapal Induk Kelas Handymax, yang seluruhnya dibiayai dari kas internal Perseroan. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading 2019, Pelita Samudera Alokasikan Belanja Modal US$ 40 Juta. Please share...!

Back To Top