BNI Syariah Sasar ITS untuk Pengembangan Ekosistem Halal

(Kiri) Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- BNI Syariah terus merambah institusi universitas untuk menyasar generasi milenial. Kali ini BNI Syariah bekerja sama dengan Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) yang dituangkan dalam penandatanganan MoU (memorandum of understanding) terkait pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dan Rektor ITS, Joni Hermana bertempat di Gedung Rektorat ITS Surabaya (27/12/2018).

Dalam kerja sama ini BNI Syariah memfasilitasi lebih dari 18 ribu civitas akademika ITS dengan berbagai layanan seperti penerimaan pembayaran biaya kuliah, pembayaran payroll untuk dosen dan pegawai, cash management, yang didukung teknologi dan jaringan yang terintegrasi dengan BNI Induk seperti Electronik Banking (SMS Banking, Internet Banking dan Mobile Banking), Tapcash, VCN (Virtual Card Number), call centre BNI 1500046, ATM di lebih dari 16.000 ATM BNI, dan lebih dari 1.500 Kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah (SCO). Selain itu, BNI Syariah menyediakan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Baitullah iB Hasanah, serta pembiayaan talangan umrah untuk dosen dan karyawan bekerjasama dengan NRA Travel serta pembiayaan BNI Griya iB Hasanah. BNI Syariah juga bekerjasama dengan ITS memberikan beasiswa untuk mahasiswa/i hafidz (penghafal) Qur’an.

Universitas sebagai institusi pendidikan perlu didukung dalam membangun generasi muda yang merupakan aset bangsa dengan fasilitas yang menunjang untuk kecepatan dalam transaksi keuangan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, prudent dan efisien. Melalui edukasi dan literasi keuangan syariah, maupun inklusi terhadap produk dan layanan perbankan syariah mahasiswa/i dapat mempersiapkan perencanaan keuangannya dengan baik dan tepat.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, menyampaikan, halal ecosystem akan terus ditumbuhkan dari sektor pendidikan karena mahasiswa/i menjadi aset sumberdaya manusia untuk menciptakan generasi muda yang berakhlak dan bermartabat. “Alhamdulillah berkat sinergi halal ecosystem porsi dana murah (tabungan dan giro) BNI Syariah meningkat. Per November 2018 mencapai Rp 18,778 triliun dengan jumlah rekening atau NoA mencapai 2.867.255 tumbuh sebesar 29,58% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 14.491.577 triliun," ungkap dia.

Sebagai Ibukota Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya menjadi pusat bisnis terbesar kedua setelah Jakarta. Dengan total penduduk Surabaya sekitar  3 juta jiwa dengan mayoritas  77,25 % pemeluk agama Islam menjadi sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi di  Surabaya, khususnya potensi ekonomi syariah dan industri halal. Dengan mempertimbangkan potensi daerah dan potensi ekonomi tersebut, maka BNI Syariah memandang perlu untuk memberikan layanan di Kota Buaya itu. Tercatat hingga saat ini BNI Syariah memiliki 19 outlet dan 110 Syariah Channeling Office (SCO) yaitu kantor cabang BNI konvensional yang melayani transaksi syariah dengan Kantor Wilayah BNI Surabaya di Jalan Bojonegoro. (dri)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading BNI Syariah Sasar ITS untuk Pengembangan Ekosistem Halal. Please share...!

Back To Top