Ini Alasan Tanda Tangan Digital Lebih Aman

Pengumuman kolaborasi antara PrivyID dan Amartha, di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Penggunaan tanda tangan digital setahun terakhir ini sudah semakin meningkat. Ini terlihat dari jumlah pengguna tanda tangan digital PrivyID yang mencapai 2,2 juta pengguna. Belum pengguna dari segmen pemerintah yang memakai layanan tanda tangan digital dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Co-founder PrivyID, Guritno Adi Saputro menyampaikan, dibandingkan tanda tangan konvensional atau basah yang sudah digunakan sejak lama, tanda tangan digital sebetulnya lebih aman dan sangat sulit untuk dimanipulasi.

"Kalau pakai tanda tangan digital, itu sebenarnya lebih secure. Legalitasnya juga sudah dijamin oleh Undang-Undang," kata Guritno, di acara pengumuman kolaborasi antara PrivyID dan Amartha, di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Dengan tanda tangan digital, lanjut Guritno, segala perubahan yang terjadi setelah dokumen ditandatangani juga bisa mudah diketahui. Di sisi lain, tanda tangan digital juga menghilangkan risiko dokumen rusak, hilang, atau dibuka tanpa izin oleh pihak ketiga seperti yang kerap terjadi pada dokumen kertas. "Seluruh data identitas yang dimasukkan pengguna akun PrivyID juga sudah melalui proses verifikasi e-KTP. Ini tentunya bisa meminimalisir risiko penipuan dan meningkatkan keamanan transaksi elektronik dengan identitas yang sudah terjamin validitasnya," papar dia.

Saat ingin memakai tanda tangan digital, lanjut Guritno, pengguna juga harus melalui otentikasi dua faktor untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan tanda tangan digital oleh orang lain yang tidak berhak. Yang pertama, pengguna harus log in terlebih dahulu ke aplikasi atau website PrivyID menggunakan ID dan password yang hanya diketahui oleh mereka. Kedua menggunakan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS, atau melalui sidik jari dan foto wajah. "Untuk memperbaiki kualitas industri fintech di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mewajibkan penggunaan tanda tangan digital yang sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundangan di Indonesia. Tanda tangan digital ini wajib digunakan dalam pengesahan perjanjian antara penyelenggara, pemberi, dan penerima pinjaman," tutupnya. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Ini Alasan Tanda Tangan Digital Lebih Aman. Please share...!

Back To Top