Bulog Divre Jatim Jamin Stabilitas Harga Beras Medium

Kadivre Perum Bulog Divre Jatim, Muhammad Hasyim bersama perwakilan Satgas Pangan Jawa Timur saat peluncuran Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium di Buduran, Sidoarjo, Kamis (10/1/2019)


SIDOARJO (IndonesiaTerkini.com)- Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Timur menjamin stabilitas harga beras medium sepanjang tahun 2019 karena pasokan beras yang cukup serta kegiatan operasi pasar (OP) beras medium yang merata sampai ke pasar tradisional di daerah.

Kadivre Perum Bulog Divre Jatim, Muhammad Hasyim mengatakan, ketersediaan pasokan beras yang cukup sangat mempengarahi fluktuasi harga. Sementara, saat ini ketersediaan pasokan beras yang tersimpan di seluruh gudang Bulog berkapasitas 1,2 juta ton di Jatim mencapai sebanyak 620.248 ton. Pasokan beras sebanyak itu sebenarnya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dan menjamin stabilitas harga beras sepanjang tahun ini.

Namun, untuk memastikan stabilitas harga beras di seluruh daerah, Bulog bersama dengan Satgas Pangan di kabupaten telah meminta restu pemerintah daerah agar bisa menggelar OP beras medium dan mendistribusikan di pasar tradisional mulai di kabupaten, kecamatan hingga kampung-kampung di desa di Jatim. Selain itu, Bulog juga akan menggerakkan jalur distrubusi melalui Rumah Pangan Kita (RPK), Mitra Bulog dan canvassing di daerah-daerah terutama untuk distribusi beras medium.

"Langkah tersebut yang akan kita lakukan dalam program Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) Beras Medium kali ini," kata Hasyim usai Peluncuran Kegiatan KPSH Beras Medium di Buduran, Sidoarjo, Kamis (10/1/2019).

Pada peluncuran kegiatan KPSH Beras Medium di area wilayah kerja Surabaya Utara ini Bulog melepas 10 armada yang akan didistribusikan ke Pasar Wonokromo, Pasar Pucang, Pasar Genteng, Pasar Keputran, dan Pasar Tambah Rejo di Surabaya, Pasar Larangan, Pasar Krian dan Pasar Sukodono di Sidoarjo dan Pasar Manyar dan Pasar Kebomas di Gresik. Setiap armada membawa beras medium sebanyak 1,5 ton serta beras premium 1 ton, minyak 120 liter dan gula 500 kg. "Selain di tiga wilayah itu, Bulog Divre Jatim sebelumnya telah lebih dulu melakukan kegiatan yang sama untuk kabupaten/kota yang lainnya di Jawa Timur secara serentak pada 2-3 Januari 2019 lalu. Kegiatan itu dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi harga beras medium agar tetap stabil serta di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tersedia pasokannya di masyarakat," lanjutnya.

Menurut Hasyim, intervensi pasar secara massive melalui kegiatan KPSH Beras Medium menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dimaksudkan sebagai upaya stabilisasi harga beras untuk meredam kenaikan harga dan/atau mencegah terjadinya kenaikan harga, serta meningkatkan pasokan beras medium guna menjaga ketersediaan pasokan beras medium di masyarakat. "Pelaksanaan KPSH Beras Medium dengan menggunakan CBP ini bertujuan agar konsumen mendapatkan harga beras yang terjangkau dan terjaga daya belinya,serta dapat membantu menyeimbangkan pasokan beras di pasar," katanya.

Hasyim menambahkan, ditunjang kecukupan pasokan beras serta kegiatan KPSH sebelumnya harga beras medium menjelang akhir tahun sampai awal tahun kemarin di sejumlah pasar tradisional di Jatim rata-rata stabil di bawah harga HET, yakni Rp 9.450/kg. "Ditambah lagi dengan peluncuran KPSH Beras Medium, harga beras medium tentunya akan stabil sampai akhir tahun ini," tandasnya. (dri)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bulog Divre Jatim Jamin Stabilitas Harga Beras Medium. Please share...!

Back To Top