KoinWorks Umumkan Pendanaan dari Venture Capital Internasional Quona Capital

KoinWorks dipercaya oleh Quona Capital untuk menjadi perusahaan fintech responsible lending pertama dan terbesar di Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- KoinWorks, platform Responsible Peer-to-Peer (P2P) Lending terbesar di Indonesia yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, umumkan pendanaan yang dilakukan oleh Quona Capital, venture capital berbasis internasional yang berfokus pada fintech yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Setelah berhasil mencapai 100.000 pendana di platformnya, KoinWorks dipercaya oleh Quona Capital untuk menjadi perusahaan fintech responsible lending pertama dan terbesar di Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Benedicto Haryono, CEO dan Co-Founder KoinWorks, mengatakan, kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Quona sebagai salah satu investor KoinWorks. Quona Capital merupakan venture capital berbasis internasional yang fokus pada fintech yang memecahkan masalah sebenarnya yang ada di masyarakat untuk menciptakan keuangan yang inklusif.

“Kami berharap masuknya Quona di jajaran investor KoinWorks, akan semakin membantu mengembangkan KoinWorks menjadi responsible P2P lending yang terus berinovasi dan memperluas dampak positif kepada lapisan masyarakat yang lebih luas lagi,” ujarnya.

Quona Capital merupakan venture capital berbasis internasional yang fokus pada pemberian modal usaha untuk perusahaan fintech yang dinilai berpotensi dalam memberikan kemudahan akses pada produk keuangan serta inklusi keuangan di berbagai belahan dunia seperti di Latin Amerika, Afrika, UK maupun Asia. Kolaborasi antara Quona Capital dan KoinWorks didasari oleh kepercayaan bahwa teknologi memiliki pengaruh yang kuat untuk meningkatkan kualitas, akses dan keterjangkauan layanan keuangan bagi mereka yang belum terlayani oleh institusi perbankan tradisional.

Di Indonesia sendiri, angka populasi yang masih belum mendapatkan akses layanan keuangan masih mencapai 33% dan mereka yang memiliki kualifikasi kepada layanan keuangan secara penuh hanya mencapai 26%. Hal ini merupakan tantangan yang harus diperhatikan secara serius bagi kedua perusahaan serta investor KoinWorks lainnya.

Selain itu, KoinWorks baru saja mengumumkan pencapaian 100.000 pendana terdaftar pada platformnya pada kuartal empat 2018. Antusiasme ini merupakan respon positif masyarakat serta bukti kepuasan atas imbal hasil dan rendahnya angka gagal bayar pada platform KoinWorks. Sebagai salah satu fintech pertama yang yang pertama mendapatkan terdaftar lisensi dan diawasi dari oleh OJK, KoinWorks berupaya untuk memberikan akses kepada layanan investasi yang terlindungi serta dapat dipercaya.

Oleh sebab itu, KoinWorks selalu berusaha untuk menghadirkan inovasi yang dapat memudahkan pendana dalam pendanaannya, salah satunya dengan fitur RoboLending. Fitur ini memungkinkan pendana untuk mendanai tanpa harus repot memantau serta memilih bisnis mana yang ingin didanai, karena robot pada RoboLending yang akan menentukan portofolio berdasarkan imbal hasil yang telah ditentukan.

Selain itu banyaknya pilihan portofolio yang dapat didanai memberikan kebebasan lebih bagi pendana untuk menentukan imbal hasil yang diinginkan.

KoinWorks berkomitmen untuk berfokus pada peningkatan inklusi keuangan bagi masyarakat unbanked dan unbankable. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan akses yang mudah kepada layanan dan produk keuangan serta memberikan edukasi mengenai cara memanfaatkan layanan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup. Sebelumnya KoinWorks telah didanai oleh Mandiri Capital Indonesia, Gunung Sewu dan Convergence Capital di pertengahan tahun 2018. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading KoinWorks Umumkan Pendanaan dari Venture Capital Internasional Quona Capital. Please share...!

Back To Top