Siloam Hospitals Kebon Jeruk Hadirkan Klinik Spesialis Ortopedi

Tim dokter spesialis Sports, Shoulder and Spine Clinic di Siloam Hospitals, dari kiri: dr Liauw Roger Leo SpOT, dr Erick Wonggokusuma SpOT, dr Henry Suhendra SpOT, dr Phedy SpOT-K, dr Carles Siagian SpOT, dr Langga Sintong SpOT


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Ortopedi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari, mendiagnosis, dan mengobati berbagai gangguan muskuloskeletal (otot dan tulang). Sistem ini meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan alat gerak manusia dari leher sampai ujung jari-jari kaki.

Life is movement, movement is life. Bergerak dengan bebas merupakan keinganan semua orang dari usia muda sampai usia lanjut. Sayangnya fakta menunjukan bahwa setelah melewati usia 45 tahun tulang berisiko mengalami gangguan yang akan membatasi aktivitas, di mana sebagian besar dari kondisi tersebut seharusnya dapat diatasi jika pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

Kompleksnya sistem otot dan tulang membuat dr Henry Suhendra SpOT dan Siloam Hospitals Kebon Jeruk berinisiatif untuk mengembangkan suatu klinik khusus yaitu Sports, Shoulder and Spine Clinic. “Kami sungguh berharap dengan hadirnya klinik khusus yang didukung oleh dokter-dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman di bidangnya dapat membantu pasien kembali melakukan aktivitas yang biasa mereka jalani," ungkap dr Henry Suhendra SpOT selaku ketua Sports, Shoulder and Spine Clinic di sela media gathering di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Dr Henry menambahkan Sports, Shoulder and Spine Clinic memiliki fokus pada otot dan tulang yang berhubungan dengan cedera olahraga, kaki, pergelangan kaki, bahu, dan tulang belakang. Penanganan cidera pada area tersebut di antaranya cidera ligamen, cidera bantalan sendi lutut, dislokasi sendi, maupun patah tulang dapat dilakukan melalui pemberian obat, fisioterapi, radiofrekuensi (prosedur untuk mengurangi nyeri dengan gelombang radio), hingga tindakan operasi yang kompleks.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu kedokteran, prosedur minimal invasif atau dikenal dengan teknik bedah laparoskopik sudah diterapkan dalam menangani kasus-kasus tertentu. Beberapa di antaranya adalah arthroscopy (prosedur untuk mendiagnosis dan menangani sejumlah gangguan sendi, percutaneous endoscopic lumbar discectomy atau PELD (prosedur pembebasan saraf terjepit di punggung), dan percutaneous endoscopic cervical discectomy atau PECD (prosedur pengobatan kasus herniasi bantalan sendi tulang belakang khususnya area servikal/leher).

Tim dokter Sports, Shoulder and Spine Clinic dr Erick Wonggokusuma SpOT menambahkan teknik bedah ini dilakukan oleh tim dokter spesialis berkompetensi dengan menggunakan peralatan laparoskopik canggih yang dimasukan melalui 3-4 sayatan kecil seukuran lubang kancing. Dengan menggunakan teknik minimal invasif, luka bekas operasi relatif kecil yaitu 0,5 cm dengan perdarahan yang minimal yaitu kurang dari 50 cc. "Waktu yang diperlukan untuk prosedur bedah yang terhitung kompleks ini cukup singkat yaitu sekitar 45-90 menit, serta pada kasus tertentu pasien dapat pulang ke rumah dalam waktu beberapa jam setelah operasi," jelasnya. (ym)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading Siloam Hospitals Kebon Jeruk Hadirkan Klinik Spesialis Ortopedi. Please share...!

Back To Top