Berbagi Harapan untuk Pengidap Kanker Lewat Helaian Rambut

VP CEO Siloam Hospitals Group Caroline Riady menghadiri acara Hair Of Hope yang diselenggarakan oleh Siloam Hospitals Group dalam rangka sambut Hari Kanker Sedunia pada tanggal 4 Februari nanti di Avenue Of Stars, Lippo Mall Kemang, Sabtu 2 Februari 2019. Turut Hadir jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia dan para penyintas Kanker yang menjadi peserta dalam acara Hair of Hope


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari, Siloam Hospitals TB Simatupang mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap penderita kanker melalui program donasi rambut bertajuk 'Hair for Hope' yang digelar sepanjang Februari 2010. Program 'Hair for Hope' dibuka Minggu (3/2/2019) di Avenue of The Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta.

Tekad Minerva sudah bulat. Pelajar SMU berusia 16 tahun itu tak sayang memotong rambut panjangnya yang menjuntai. Hanya beberapa menit, rambut panjangnya tinggal sebahu. "Sekitar tiga tahun saya memanjangkan rambut dan menunggu-nunggu digelarnya program potong rambut 'Hair for Hope', supaya potong rambut tak sekadar potong, tapi ada manfaatnya untuk para pendiri kanker," kata Minerva, Sabtu (2/2/2019).

Miverva berharap, potongan rambutnya dan potongan rambut orang lain bisa dijadikan wig untuk para penderita kanker. "Penderita kanker biasanya kan rambutnya rontok karena kemoterapi, saya harap mereka bisa lebih percaya diri dengan wig dari rambut kami," harap Minerva yang kini berusaha melakukan hidup sehat dengan makan dan tidur teratur.

"Seperti orang lain, saya pun bisa kapan saja terkena kanker. Semoga dengan hidup sehat, bisa menghindari penyakit kanker," tandas gadis yang pemikirannya dewasa itu.

Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, dr Harijanto Solaeman MM mengatakan, pasien kanker melalui proses pengobatan kemoterapi dan radiasi yang kerap membuat mereka kehilangan rambut. "Dengan semangat dan tujuan untuk menumbuhkan solidaritas dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pasien kanker, kami mengadakan kegiatan 'Hair for Hope' sebagai gerakan penggalangan donasi. Masyarakat dapat berkontribusi dengan memberikan sebagian rambut mereka untuk saudara-saudara kita yang menderita kanker," kata Harijanto.

"Donasi rambut yang terkumpul akan diserahkan kepada Yayasan Kanker Indonesia untuk diproses menjadi wig (rambut palsu) untuk dapat digunakan oleh para penderita kanker yang kehilangan rambut karena pengobatan kanker,” ujar Karlina Djajanegara, Ketua Siloam Cancer Support Community Siloam Hospitals TB Simatupang yang turut mendukung kegiatan ini.

Kanker merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian terjadi pada tahun 2018. Secara nasional, Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2013 mencatat prevalensi kanker mencapai sekitar 1,4 persen atau 347.000 orang dari total populasi penduduk.

Kanker payudara dan serviks (leher rahim) paling banyak ditemukan pada perempuan. Sementara kanker paru dan kolorektal pada laki-laki. Kematian akibat kanker dapat dikurangi dan dikendalikan apabila kasus terdeteksi dini dan segera mendapatkan pengobatan.

Kegiatan 'Hair for Hope' diadakan selama bulan Februari 2019 oleh Siloam Hospitals TB Simatupang. Saat ini tak kurang dari 250 peserta dari berbagai kalangan dan kota di Indonesia, bahkan dari luar negeri ikut menyumbang rambutnya. Bagi masyarakat yang berminat berdonasi, dapat mengirimkan potongan rambut dengan kondisi terikat dalam kantong zip lock kepada Siloam Cancer Support Community-Siloam Hospitals TB Simatupang, Jalan R.A. Kartini No. 8 Cilandak, Jakarta Selatan 12340 dengan menyertakan nama, nomor telepon, dan alamat email. Adapun persyaratan untuk pendonor rambut adalah, rambut sehat dan tidak dicat, rambut dalam kondisi bersih dan kering, serta minimal panjang rambut yang disumbangkan adalah 25 centimeter (cm). (ym)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading Berbagi Harapan untuk Pengidap Kanker Lewat Helaian Rambut. Please share...!

Back To Top