Pollux Tunjuk CNQC Jadi Kontraktor Utama Gangnam District

(Ki-Ka) Direktur Corporate Finance PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Donisius Adi (pertama kiri), Sales and Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Maikel Tanuwidjaya (kedua kiri), Director Project Gangnam District, Eka Sandra (ketiga kiri), CEO CNQC, Zhang Dong (keempat kiri), Presiden Direktur Gangnam District, Irwanto Oentung (kelima kiri), CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po (keenam kiri), dan CEO Aesler Group International, Jang Rony (ketujuh kiri) saat prosesi penandatanganan kontrak dengan CNQC sebagai kontraktor utama superblock Gangnam District, di Raffles Hotel, Jakarta, Rabu (13/2/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Pollux Properti Indonesia Tbk, menunjuk perusahaan asal Tiongkok, CNQC, sebagai kontraktor utama pembangunan proyek superblok Gangnam District di Bekasi senilai Rp 2 triliun. Penandatanganan kontrak tersebut meliputi pembangunan 8 menara yang merangkum 2 menara apartemen A1 dan A2 (phase 1), 6 menara apartemen lainnya beserta fasilitas Waterpark (phase 2), serta food and beverage (F&B) Arcade.

CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po, mengatakan, Pollux merupakan pengembang yang selektif dalam memilih perusahaan konstruksi sebagai mitra kerja. Karena itu, pemilihan kontraktor menjadi suatu hal yang penting.

"Penunjukan CNQC sebagai kontraktor utama adalah komitmen Pollux Properti Group untuk membangun dan mewujudkan proyek yang berkualitas demi menjaga kepuasan konsumen. Selain sarat pengalaman, standar pekerjaan berkualitas internasional menjadi pertimbangan utama bagi kami untuk memilih CNQC," jelas Nico Po, di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

CNQC sendiri merupakan perusahaan kontruksi asal Tiongkok yang reputasinya diakui di beberapa negara dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 4,3 triliun. Sementara itu, Gangnam District merupakan mega superblok yang dikembangkan PT Pollux Kemang Superblok yang berkolaborasi dengan PT Trio Propertindo Jaya.

Presiden Direktur Gangnam District, Irwanto Oentung, mengatakan proyek mega superblok yang dikembangkan di atas lahan seluas 2,5 hektar ini menelan investasi mencapai Rp 5 triliun. Proyek ini nantinya akan merangkum sebanyak 8 menara apartemen. "Bisa dibilang, Gangnam District merupakan investasi properti terbaik di Bekasi saat ini karena memiliki beragam kelebihan. Yaitu kawasan yang saling terintegrasi dengan akses transportasi strategis seperti LRT, KRL dan akses tol, status kepemilikan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), dekat dengan sarana pendidikan, perkantoran, rumah sakit hingga berbagai fasilitas eksklusif penunjang gaya hidup masyarakat modern, dan tentunya harga yang ditawarkan masih sangat kompetitif," sebut Irwanto Oentung.

Sales and Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Maikel Tanuwidjaya, menambahkan, penjualan Gangnam District dilakukan dalam beberapa fase. Untuk fase pertama telah dipasarkan tower Apartemen A1 sebanyak 567 unit. Pada fase ini, kata Maikel, ada beberapa tipe yang ditawarkan, yakni tipe studio dengan total luas 22 meter persegi(m2) dan tipe two bedroom seluas 45,45 m2, dengan harga mulai dari Rp300 jutaan sampai dengan Rp 600 jutaan. "Sejak diluncurkan pada tahun 2017 lalu sampai saat ini, Tower A1 sudah mengalami kenaikan sekitar 10 persen hingga 15 persen," sebut Maikel.

Menurut Maikel, dalam waktu dekat nantinya juga kembali akan diluncurkan Tower A2 yang masih menjadi bagian dari phase 1. "Pada penjualan fase pertama, Gangnam District berhasil mendulang sukses dengan sold out-nya penjualan Tower A1," tandas Maikel. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pollux Tunjuk CNQC Jadi Kontraktor Utama Gangnam District. Please share...!

Back To Top