RS Siloam Manado Ajak Warga Peduli Deteksi Dini Kanker

Dokter Harlinda Haroen dari Siloam Hospitals Manado menjadi narasumber dalam diskusi kesehatan bertema "I Am and I Will"


MANADO (IndonesiaTerkini.com)- Prevalensi kanker di Kota Manado meningkat dalam dua tahun terakhir. Oleh karena itu, masyarakat harus peduli untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit tersebut. Hal tersebut disampaikan ahli penyakit dalam, dokter Harlinda Haroen dari RS Siloam Manado seusai diskusi kesehatan dengan tema "I Am and I Will" dalam rangka memperingati Hari Kanker Internasional.

Awalnya, kata Harlinda Haroen, prevelensi kanker adalah 1,4 per 1.000 penduduk Manado, tetapi saat ini meningkat menjadi 1,7 per 1.000 penduduk. Hal itu berarti dari 1.000 warga di Kota Manado, terdapat satu hingga dua warga yang mengidap penyakit kanker. "Kami senantiasa gaungkan deteksi dini kanker agar warga semakin peduli," kata Harlinda Haroen, Minggu (17/2/2019).

Harlinda Haroen menyebutkan kepedulian warga Manado untuk melakukan deteksi dini kanker juga meningkat. "Ini bisa kami lihat dari jumlah pengunjung yang datang ke Siloam Manado guna deteksi dini. Rata rata konsultasi deteksi dini mencapai tiga warga setiap pekan. Dengan deteksi dini, kanker yang diketahui pada stadium awal dapat disembuhkan tuntas," kata Harlinda Haroen.

Di tempat terpisah, Sekretaris Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Eni Gustina menyambut baik sosialisasi tentang pentingnya deteksi dini kanker yang disampaikan berbagai pihak, termasuk manajemen rumah sakit. Peran berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran tentang penyakit kanker sangat dibutuhkan, termasuk peranan dari lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga rumah sakit. “Kami menyambut baik aktivitas seperti ini karena sekaligus menggalakkan kesadaran masyarakat agar sadar terhadap kanker, sekaligus membangun kebiasaan melakukan aktivitas fisik dengan berolahraga,” ucap Eni Gustina.

Berdasarkan penelitian dari American Cancer Society pada Januari 2019, diperkirakan pada tahun ini akan ada 1.762.450 kejadian kanker baru dan 606.880 kematian akibat kanker. Angka kematian tersebut dari mulai menurun dari 215 per 100.000 populasi pada 1991 menjadi 156 per 100.000 populasi pada 2016.

Lebih jauh, Harlinda Haroen menyatakan penanganan penderita kanker payudara, serviks, kanker usus, hingga kanker darah usia menengah ke atas di RS Siloam Manado mencapai 10 sampai 12 pasien per hari. (pr)
Labels: Kesehatan

Thanks for reading RS Siloam Manado Ajak Warga Peduli Deteksi Dini Kanker. Please share...!

Back To Top