Anggota II BPK Berbagi Mengenai Pendekatan Audit SDGs Pada APFSD 2019

Anggota II Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agus Joko Pramono menjadi salah satu pembicara dalam Side Event “Independent Oversight for Effective, Accountable, and Inclusive Institutions: Strengthening the Role of Supreme Audit Institutions in SDG Implementation and Review” pada Asia Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) 2019


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Anggota II Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agus Joko Pramono menjadi salah satu pembicara dalam Side Event “Independent Oversight for Effective, Accountable, and Inclusive Institutions: Strengthening the Role of Supreme Audit Institutions in SDG Implementation and Review” pada Asia Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) 2019 yang diselenggarakan oleh UN ESCAP di UNCC di Bangkok, Thailand pada Jumat (29/3/2019).

Setelah sehari sebelumnya Anggota BPK memaparkan mengenai peran BPK dalam proses Voluntary National Reviews (VNR) pada agenda item 3 Linking national, regional and global dimensions of the 2030 Agenda for Sustainable Development, sesi 4 : Panel on Voluntary National Review.

Pada side event ini, Anggota II BPK menjelaskan secara detail tentang metodologi audit SDGs yang dikembangkan oleh BPK, untuk mengawal tahapan implementasi SDGs. BPK membagikan pengalaman audit SDGs kepada SAI dari Asia Pacific yang hadir pada side event ini, dan memperkenalkan konsep Continous Comprehensive and Multi-perspective Audit Approach. Sebuah konsep audit dengan pendekatan outcome.

Pada kesempatan pertama, Anggota II BPK menjelaskan tentang hasil audit SDGs Preparedness yang telah dilaksanakan. Pada kesempatan yang sama, Subandi Sardjoko mewakili Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) memberikan apresiasi atas hasil audit SDGs Preparedness yang telah memberikan input bagi pemerintah untuk tahap berikutnya dalam mengimplementasikan SDGs. Salah satu rekomendasi yang akan menjadi nilai tambah adalah tentang ketersediaan data untuk 40% penduduk berpendapatan terendah, dalam monitoring dan evaluasi kebijakan untuk memastikan no one left behind.

Peran BPK yang sangat aktif dalam mengawal proses follow up and review implementasi SDGs, membuat UN ESCAP memberi perhatian khusus. Usai pelaksanaan Side Event, Anggota BPK juga mengadakan pertemuan dengan Armida Salsiah Alisjahbana, Executive Secretary of the United Nations Economic and Social Commission for Asia and Pacific (UN ESCAP). Pada pertemuan ini, Anggota BPK, memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja Kesiapan SDGs di Indonesia (English version), sebagai tanda sumbangsih BPK pada komunitas International tentang peran Supreme Audit Insitution (SAI) dalam mengawal implementasi SDGs.

Mengingat pengembangan kapasitas auditor merupakan hal utama dalam pelaksanaan audit SDGs, maka di sela-sela kegiatan Anggota BPK mengikuti APFSD, beliau menyempatkan bertemu dengan perwakilan Uni Eropa dan Jabatan Audit Negara (JAN) Malaysia sebagai perwakilan ASEAN SAI, untuk membicarakan pengembangan audit SDGs di level regional Asia Pacific. Pada pertemuan informal ini, dibahas tentang rencana pegembangan kapasitas auditor terutama tentang standar kompetensi auditor yang bisa mendukung hasil audit SDGs yang berkualitas Standar Internasional. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Anggota II BPK Berbagi Mengenai Pendekatan Audit SDGs Pada APFSD 2019. Please share...!

Back To Top