Cara Sensodyne Garap Pasar Milenial

Pawan Sud, Presiden Direktur GSK Indonesia dan Febby Rastanty, Publik Figur Cara pada peluncuran Sensodyne® Rapid Relief


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- GSK Consumer Healthcare mengedukasi konsumen dan sejumlah aktivitas booth menarik sebagai bagian dari misi perusahaan untuk membantu milenial Indonesia menikmati gaya hidup cepatnya dari dilema gigi ngilu. Strategi ini ditempuh berdasarkan fakta bahwa populasi milenial antara 18 sampai 35 tahun mendominasi piramida populasi penduduk. Berlokasi di Main Atrium Senayan City, acara juga menghadirkan brand GSK Consumer healthcare, Sensodyne Rapid Relief, yang dikenal sebagai produk untuk kesehatan gigi terutama mengatasi gigi ngilu.

Generasi milenial berdasarkan nalurinya, tidak memiliki toleransi terhadap keterlambatan. Mereka secara cepat mencari sumber-sumber informasi yang nyaman dan selalu merespon setiap input komunikasi secara cepat serta berekspektasi mendapatkan hal yang sama dari pihak lain. Itulah mengapa milenial selalu membutuhkan solusi yang cepat, nyaman, dan tahan lama dalam waktu bersamaan.

Terkait dengan gaya hidup milenial, Febby Rastanty yang juga publik figur bercerita,  aktivitas milenial yang serba cepat dan multitasking dalam bekerja dan bersosialisasi dengan teman menjadikan mereka sangat sering mengabaikan perawatan gigi secara utuh. Apalagi untuk mengatasi gigi ngilu yang terjadi sangat cepat dan selalu mengganggu kegiatan bersosialisasi bersama teman untuk menikmati makanan dan minuman kesukaan. Menurutnya,  karena gigi ngilu terjadi begitu cepat dan mengganggu, dibutuhkan sebuah solusi harian yang cepat namun memberikan dampak yang tahan lama.

Callista Argentina Wulansari, SKG, Drg, CHt, dokter gigi menambahkan,  gigi ngilu merupakan gangguan klinis yang umum terjadi, yaitu rasa nyeri yang menusuk dentin gigi yang terbuka karena terkena rangsangan suhu panas dan dingin, atau kandungan kimiawi asam dan manis pada makanan dan minuman. Penelitian terbaru menyebutkan 2 dari 5 pada usia 18 sampai 35 mengalami gigi ngilu saat pemeriksaan gigi dan bahkan lebih dari 50% di antaranya belum pernah memeriksakan permasalahan gigi sensitif mereka kepada dokter gigi.

Memahami fenomena tersebut, Pawan Sud, Presiden Direktur GSK Indonesia, menjelaskan,  secara global, kaum milenial Indonesia merupakan generasi yang sangat optimistis terhadap masa depannya. Sebagai generasi pemimpin masa depan, mereka haruslah secara sadar dan aktif memperhatikan kesehatan gigi dan merawat gigi sensitifnya sebagai bagian dari kesehatan paripurna. "Kami berkomitmen untuk menyediakan produk perawatan kesehatan gigi dan mulut serta terus mengadakan edukasi konsumen guna mewujudkan kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan edukasi konsumen pada hari ini,” ungkapnya, Jumat (1/3/2019).

GSK Consumer Healthcare meyakini upaya edukasi yang berkelanjutan sangat penting dalam membantu milenial mengatasi permasalahan ini mati gaya hidupnya yang secara cepat. “Produk kami telah teruji secara klinis memberikan manfaat kepada 46% pasien yang mengalami pengurangan rasa ngilu pada gigi pada suhu panas saat pengolesan pasta gigi langsung dan berhasil mengurangi gigi ngilu pada 85% pasien. Sensodyne akan terus membantu generasi muda mengatasi gigi sensitif sehingga mereka dapat menikmati gaya hidupnya yang cepat, menggapai mimpi-mimpi mereka, dan membantu generasi muda berbuat lebih banyak, merasa lebih baik, dan hidup lebih lama," tutupnya. (ym)
Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Cara Sensodyne Garap Pasar Milenial. Please share...!

Back To Top