Palembang Fashion Week 2019 Dorong Pertumbuhan Industri Mode

Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Danny Crayton, saat membuka pagelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan, Palembang Fashion Week (PFW) 2019, di atrium Palembang Icon, Minggu (10/3/2019)


PALEMBANG (IndonesiaTerkini.com)- Palembang Icon, salah satu mal yang dikelola oleh Lippo Malls Indonesia (LMI) menyelenggarakan pagelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel), Palembang Fashion Week (PFW), yang digelar untuk keenam kalinya di atrium Palembang Icon lantai ground, pada tanggal 7-10 Maret 2019.

Chief Marketing Officer LMI, Danny Crayton, menyatakan, setiap tahun penyelenggaraanya PFW telah menjadi event yang memiliki dampak terhadap pertumbuhan industri fashion di Palembang. Pagelaran yang tahun ini mengusung tema Urbanation, juga menjadikan Palembang Icon sebagai mal fashion bagi masyarakat yang mencari tren, mode dan gaya terkini.

"Mengikuti gaya busana kehidupan perkotaan, penyelenggaraan PFW memiliki dampak terhadap pertumbuhan pengunjung Palembang Icon yang meningkat sekitar 20 persen, dan penjualan meningkat sekitar 10 persen di sepanjang kegiatan Palembang Fashion Week ini," ungkap Danny Crayton dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2019).

Menurut Danny Crayton, tidak hanya menampilkan berbagai koleksi rancangan para desainer lokal, PFW 2019 juga menampilkan berbagai koleksi terbaru dari tenant fashion seperti Donini, Rotelli, Berrybenka, Carla & Leaf, Hush Puppies, Bateeq, Everbest, Salt n Pepper, Wakai, Wacoal, Andrew, Keds, JFK dan sejumlah tenant lainnya. "Sedangkan pada acara penutupan, hadir 10 karya desainer lokal yang sudah malang melintang di ajang fashion baik lokal maupun internasional seperti GRAB x Sakchin Oey Couture by Selly, Brilianto, Rumah Hijrah by Andien, Rumah Butik Emi, Adis Karim by RSA, HYS by Hilda Amalia, NC Butik Muslim by Novita, Anny Kebaya, Yulieza Tenun, dan Lentera by Hj Ratu Anita Soviah," tandas Danny Crayton. (ym)
Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Palembang Fashion Week 2019 Dorong Pertumbuhan Industri Mode. Please share...!

Back To Top