Veolia Indonesia Bangun Pabrik Daur Ulang Botol PET Terbesar Indonesia

CEO Danone Aqua Corine Tap (keempat dari kanan) dan Presdir Veolia Indonesia (ketiga dari kiri) bersama perwakilan dari BKPM dan beberapa kementerian serta wakil dari Kedubes Perancis sesaat sebelum peletakan batu pertama peresmian Pabrik Daur Ulang Botol Plastik PET modern di Pasuruan


PASURUAN (IndonesiaTerkini.com)- PT Veolia Services Indonesia (Veolia Indonesia) membangun pabrik daur ulang dan pemrosesan ulang botol PET (Polyethylene Terephthalate) menjadi botol baru terbesar di Indonesia. Pengembangan pabrik daur ulang plastik baru yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini akan membuat proses daur ulang menjadi lebih efisien dengan skala yang lebih besar untuk mengumpulkan, menyeleksi dan mengelola proses plastik.

Veolia merupakan perusahaan global yang berbasis di Perancis dengan pengalaman dan keahlian yang kuat dalam teknologi daur ulang plastik.

Didukung oleh Danone Aqua, fasilitas ini merupakan upaya untuk memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular serta meningkatkan tingkat pengumpulan sampah plastik di Indonesia. Fasilitas modern yang ada di pabrik ini akan membawa keahlian dan teknologi daur ulang global ke Indonesia.

Pabrik yang dibangun diatas lahan lebih dari 7.000 m2 ditargetkan akan beroperasi pada 2020 mendatang. Setiap tahunnya, pabrik daur ulang plastik ini dapat memproduksi sebanyak 25.000 ton PET daur ulang, yang telah sesuai dengan standar keamanan pangan di Indonesia. Fasilitas ini juga akan menyerap 80 pekerja lokal dan didukung teknologi moderen dimana mesin yang digunakan mampu memisahkan tutup dan label sekaligus dengan cepat.

"Veolia Indonesia berkomitmen untuk mendukung agenda pemerintah dalam mengatasi permasalahan plastik. Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk membangun Pabrik Daur Ulang Plastik PET di Indonesia. Untuk mengamankan bahan baku dalam operasi kami, kami akan bekerja dengan aktor pengumpulan sampah plastik di beberapa kota di Indonesia dan diharapkan untuk mengembangkan model pengumpulan inklusif yang dapat memberdayakan sektor informal," kata Presiden Director Veolia Indonesia, Sven Beraud-Sudreau di Pasuruan, Kamis (21/3/2019).

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Farah Ratnadewi Indriani pada kesempatan yang sama mengatakan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan iklim investasi yang baik, khususnya kebijakan pengelolaan sampah yang telah menjadi agenda mendesak pemerintah. "Kami sangat membutuhkan partisipasi dari dunia usaha untuk memberi masukan dan pertimbangan dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang baik. Kolaborasi antara Veolia Indonesia dan Danone Aqua diharapkan dapat memperkuat ekosistem daur ulang dan ekonomi sirkular di Indonesia sekaligus menjadi kisah sukses yang kedepannya dapat mengundang investasi serupa masuk ke tanah air," kata Farah Ratnadewi Indriani.

PT Veolia Services Indonesia dan PT Tirta Investama (Danone Aqua) pada tahun lalu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembangunan fasilitas ini. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Gerakan #bijakberplastik mengumpulkan lebih banyak sampah plastik daripada yang dihasilkan Danone Aqua pada tahun 2025.

Presiden Direktur PT. Tirta Investama (Danone-Aqua), Corine Tap, mengatakan pembangunan pabrik ini sebagai bentuk kontribusi Danone Aqua pada sosial dan lingkungan, termasuk untuk menciptakan Indonesia yang lebih bersih. "Danone-Aqua telah mempelopori daur ulang plastik di Indonesia melalui program PEDULI pada tahun 1993. Saat ini, 70 persen dari bisnis kami sudah sirkular dengan menggunakan kemasan galon 19 liter, yang dapat digunakan kembali dan didaur ulang. Tahun lalu, Danone-Aqua mengumumkan komitmennya terkait plastik yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah sampah plastik melalui daur ulang, pendidikan dan inovasi," jelas Corine.

Danone-Aqua juga baru saja meluncurkan botol air pertama di Indonesia yang terbuat dari 100 persen PET daur ulang. Kemitraan dengan Veolia Indonesia tidak hanya membantu meningkatkan upaya daur ulang tetapi juga untuk memastikan bahwa kemasan 100 persen PET daur ulang Danone Aqua yang inovatif akan mendapatkan pasokan bahan baku yang cukup di masa mendatang. Pada kesempatan peletakan batu pertama pembangunan juga dihadiri oleh pejabat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian KLH, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Perangkat Daerah Kabupaten Pasuruan, Perwakilan Asosiasi Industri, Presiden Direktur Veolia Indonesia dan Presiden Direktur PT. Tirta Investama (Danone-Aqua). (pr)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Veolia Indonesia Bangun Pabrik Daur Ulang Botol PET Terbesar Indonesia. Please share...!

Back To Top