Wika Beton Perbesar Capex Jadi Rp700 Miliar

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Wijaya Karya Beton Tbk(WTON) merevisi belanja modal (capital expenditure/capex) naik menjadi Rp 700 miliar dari saat ini Rp 428 miliar. Tambahan belanja modal untuk memperkuat kinerja perusahaan.

"Capex kemungkinan akan naik jadi Rp 700 miliar, action-nya di semester dua 2019," kata Direktur Utama PT Wijaya Karya Beton Tbk Hadian Pramudita usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Hadian Pramudita menjelaskan, tambahan capex untuk pembangunan pembangkit listrik bergerak (mobile plant) guna mendukung induk usaha PT Wijaya Karya Tbk dan akuisisi. "Ini sasarannya untuk 2020. Sisanya kata dia, digunakan untuk ready mix naik menjadi 5,6 juta ton serta pemindahan pabrik yang ada. Untuk Precast ditingkatkan dari 3,6 juta ton menjadi 5,1 juta ton. Hadian Pramudita mengatakan sumbernya pembiayaan capex dari kas internal sekitar 25 persen -30 persen dan sisanya 65 persen - 70 persen dari pinjaman bank, penerbitan medium term notes dan penjualan treasury stock.

Sementara RUPST menyetujui pembagian laba untuk dividen sebesar Rp 145,92 miliar atau sekitar 30 persen dari laba bersih 2018. Dengan demikian dividen per share (DPS) sebesar Rp 17,50. Bila dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp 12,13, maka DPS WTON naik 44,27 persen. Sepanjang tahun 2018, WTON mencatatkan penjualan Rp 6,93 triliun meningkat 29,25 persen dari 2017 sebesar Rp 5,36 triliun. Sementara laba bersih sebesar Rp 486,64 miliar, meningkat 42,94 persen dari 2017 sebesar Rp 340,46 miliar. WIKA Beton pada 2019 menargetkan total kontrak mencapai Rp 14,81 triliun yang terdiri dari kontrak baru sebesar Rp 9,077 triliun serta carry over sebesar Rp 5,74 triliun. Target penjualan diharapkan sebesar Rp 7,95 triliun dengan target laba bersih Rp 560 miliar.

RUPST memberhentikan dengan hormat Agustinus Boediono sebagai komisaris. Sementara untuk susunan direksi, diputuskan memberhentikan Mohammad Syafii, Siddik Siregar, dan Hari Respati. Selanjutnya mengangkat Imam Sudiyono dan I Ketut Pasek Senjaya Putra.

Sebagai gambaran, beberapa proyek besar yang menyumbang perolehan kontrak baru hingga Desember 2018 masih didominasi proyek di bidang infrastruktur sebesar 69,49 persen, sektor energi 20,78 persen, dan sisanya sektor properti, industri, dan pertambangan masing-masing menyumbang sebesar 5,76 persen, 2,28 persen, dan 1,70 persen. Proyek tersebut di antaranya Kereta Cepat Jakarta-Bandung HSR Section, Dermaga Kijing-Mempawah, Dermaga KBN-Marunda, Tol Kunciran Cengkareng, Pembangunan Pengaman Muara Sungai Ijo Kebumen, Pengadaan Box Girder, PLTGU Tambak Lorok, Golf Island 2018, Tangguh Expansion Project, dan Jembatan Sungai Tondano. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Wika Beton Perbesar Capex Jadi Rp700 Miliar. Please share...!

Back To Top