ZTE Menangkan Penghargaan Global 5G Infrastructure Technology Leadership 2018

Bai Yanmin, VP General Manager TDD & 5G ZTE Corporation (kiri), mewakili ZTE menerima penghargaan dari Frost and Sullivan


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- ZTE Corporation, perusahaaan teknologi  dan penyedia solusi telekomunikasi, memenangkan penghargaan “Global 5G Infrastructure Technology Leadership 2018” yang diberikan oleh Frost and Sullivan di ajang Mobile World Congress 2019, sebagai penyedia terkemuka sistem, peralatan, dan perangkat infrastruktur 4G, Pre5G, dan 5G.

Best Practice Award yang diselenggarakan Frost and Sullivan ini memberi penghargaan kepada perusahaan di pasar regional dan global yang menunjukkan pencapaian luar biasa dan kinerja unggul dalam kepemimpinan, inovasi teknologi, layanan pelanggan, dan pengembangan produk strategis. Tim penilai membandingkan pelaku industria dengan mengukur kinerja mereka melalui wawancara mendalam, analisis, dan penelitian sekunder untuk mengidentifikasi praktik terbaik di industri. Setiap tahun, Frost and Sullivan menganugerahkan Technology Leadership Award kepada perusahaan yang menunjukkan kepemimpinan dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi baru yang menawarkan nilai pelanggan yang signifikan.

"ZTE terus berkomitmen pada inovasi teknologi. Memanfaatkan kayanya pengalaman yang
diperoleh melalui praktik, ZTE memiliki keuntungan besar dalam komersialisasi
Massive MIMO, verifikasi komersial end to end, dan penyebaran jaringan
independen,” kata Bai Yanmin, VP General Manager TDD and 5G ZTE Corporation, Senin (4/3/2019).

ZTE, menurut Bai Yanmin, sepenuhnya siap untuk penyebaran jaringan komersial 5G skala besar, dan yakin akan menunjukkan kematangan industri 5G dalam bekerja sama dengan operator dan mitra. ZTE memantapkan kepemimpinannya dalam 5G dengan berinvestasi besar-besaran dalam standardisasi 5G, dan telah meluncurkan serangkaian all-band 5G AAU yang berorientasi komersial, 5G transport, 5G core network, perangkat 5G, dan solusi 5G hulu ke hilir lainnya untuk mempersiapkan komersialisasi 5G skala besar.

Seri lengkap base station 5G  ZTE ini dapat digunakan dalam berbagai skenario 5G, membantu operator membangun jaringan 5G dengan cakupan luas, kapasitas tinggi, penyebaran cepat, dan hemat biaya. Pada bulan Desember 2018, bekerja sama dengan Qualcomm dan China Mobile, ZTE menyelesaikan koneksi data 5G SA yang sesuai dengan 3GPP R15 yang pertama di dunia pada frekuensi 2.6GHz dengan menggunakan 5G komersial dan perangkat 5G.

Sejauh ini ZTE telah mendeklarasikan lebih dari 1000  keluarga 3GPP 5G Standard Essential Patents (SEP) ke European Telecommunications Standardization Institute (ETSI). Selain itu, ZTE memprakarsai dan memainkan peran utama dalam mendorong Non Orthogonal Multiple Access (NOMA) dengan memandu penelitian proyek inti yang diperlukan untuk menetapkan standar NOMA.

"ZTE memahami kebutuhan 5G dari operator seluler dan siap untuk memimpin peningkatan jaringan generasi berikutnya.  Portofolio produk lengkap ZTE untuk 5G, komitmen untuk inovasi berkelanjutan, dan rekam jejak keberhasilan komersialisasi teknologi baru menghadirkan alasan kuat untuk menjadikannya sebagai vendor pilihan dalam penyebaran infrastruktur 5G di masa depan," ungkap Vikrant Gandhi, Direktur Industri di Frost and Sullivan. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading ZTE Menangkan Penghargaan Global 5G Infrastructure Technology Leadership 2018. Please share...!

Back To Top