Cara Metric Garap Custom Furniture Segmen Middle Up dan High End

Adriansyah, Direktur Pemasaran PT Panel Asri Perkasa


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Meskipun bisnis properti mengalami perlambatan, sebagai market leader di industri custom furniture tanah air, bisnis yang dikembangkan Metric, yakni premium cabinetry system, tetap mengalami pertumbuhan. Hal ini tercermin dari varian produk yang ditawarkan seperti kitchen, wardrobe, living room and badroom design-nya sangat beragam ada yang klasik, modern, industrial, scandinavian, rustic dan lain sebagainya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang premium custom furniture, PT Panel Asri Perkasa (produsen furniture yang dikenal degnan merek Metric) berkomitmen dan berdedikasi untuk terus memberikan layanan dengan kualitas premium bagi para pelanggannya. Setelah sebelumnya sukses memasarkan produk mebel, di hari jadinya yang ke 25, Panel Asri Perkasa kembali memperkenalkan produk yang dikombinasikan dengan desain dan teknologi terkini. Ke depan, Metric terus fokus untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Menurut Adriansyah, Direktur Pemasaran Panel Asri Perkasa, tahun ini bertepatan dengan 25 tahun, Metric telah menyiapkan berbagai strategi antara lain menghadirkan berbagai desain dan fungsi, menyiapkan berbagai variasi produk Metric terus berinovasi menghadirkan berbagai macam produk, seperti kitchen, wardrobe, bedroom, TV kabinet (Multi produk), FM series dan loose furniture.

"Selain itu, Metric juga menghadirkan teknologi untuk kesempurnaan produk yang lebih baik, menghadirkan karya-karya yang meliputi style modern, klasik , kontemporer dan lingkup design yang melayani rumah tinggal, apartemen, vila, perkantoran dan lain sebagainya, dan memberikan after sales service yang selalu menjadi tanggung jawab Metric dari mulai produk itu didesign, diproduksi, dikirim hingga dirakit untuk mewujudkan interior impian pelanggannya," ujarnya.

Ian, begitu Adriansyah disapa, menambahkan, dengan strategi ini diharapkan akan menjawab semua kebutuhan pelanggan Metric. Menyinggung soal harga, menurutnya, karena produk ini customized, sehingga harganya disesuaikan dengan desain, karena terkait dengan pemilihan bahan finishing, aksesoris dan fitting penunjangnya. Misalnya untuk produk FM series, kisaran harganya sekitar Rp 10 juta/m2. Untuk mendesain kitchen seluas 2X3 m2, harganya sekitar Rp 60 juta-Rp 70 juta. Sementara, untuk custom product, sekitar Rp 125 juta dan untuk classic product harganya lebih tinggi 25%.

Ian mengemukakan, dengan menyasar segmen middle up dan high end, permintaan produk Metric yang tertinggi dari segmen rumah tinggal (60%), apartemen (30%) dan perkantoran (10%). "Terkait ekspansi tahun ini, masih wait and see, yang mana Metric tetap akan memaksimalkan showroom yang ada dan belum berencana menambahnya lagi. Saat ini Metric telah memiliki 12 showroom yang tersebar di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Medan, hingga Balikpapan," tutupnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Cara Metric Garap Custom Furniture Segmen Middle Up dan High End. Please share...!

Back To Top