Cluster Ruby Permata Mutiara Maja Bidik Pasangan Muda

Direktur PT Bukitnusa Indahperkasa, Daniel Chandra (Paling Kanan) dan Direktur PT Bukitnusa Indahperkasa Cornelius Widjaja (Kedua Kanan), sedang menjelaskan cluster Ruby kepada Daday Hidayat, Kepala Desa Maja Baru (Kedua Kiri) dan Ma'Mun Tobari, Kepala Desa Maja (Paling Kiri) dengan latar belakang rumah contoh cluster Ruby, di Maja, Tangerang, Jumat (5/4/2019)


MAJA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bukitnusa Indahperkasa (BNIP) meluncurkan cluster Ruby yang dikembangkan di perumahan Permata Mutiara Maja seluas 200 hektar, di kawasan Maja, Lebak, Banten.

Direktur PT BNIP, Cornelius Widjaja, mengatakan, selain membangun Rumah Sederhana Sehat (RSH) bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang bisa dibeli dengan menggunakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Permata Mutiara Maja juga membangun Rumah Sederhana (RS) Plus-Komersil di cluster Ruby. "Banyaknya keunggulan yang dimiliki membuat masyarakat sangat meminati rumah di cluster Ruby. Kami optimistis, semua unit rumah akan terjual habis dalam waktu singkat,” ujar Cornelius dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/4/2019).

Cornelius mengatakan, cluster Ruby merupakan cluster ke-6 yang dibangun di perumahan Permata Mutiara Maja di atas lahan seluas 6 hektar dan akan berisi sekitar 450 unit rumah. Ada dua tipe rumah dengan 2 kamar yang ditawarkan, yakni tipe Lavender (27/60, 27/72), dan tipe Magnolia (36/60, 36/72) yang dipasarkan seharga mulai dari Rp 189 juta hingga Rp 246 juta. "Pengembang menyediakan beragam cara pembayaran untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah di cluster Ruby, antara lain cash keras, cash bertahap, dan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR)," jelas Cornelius.

Cornelius mengatakan, cluster Ruby berbeda dengan cluster-cluster sebelumnya karena mempunyai konsep yang lebih baik dari biasanya. Rumah di cluster Ruby tergolong Rumah Sederhana (RS) Plus yang mempunyai elemen real estate. "Kami merancang cluster Ruby dengan kepedulian terhadap kualitas hidup dan lingkungan seperti 20 persen dari lahan adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Khusus unit-unit yang sudut atau menghadap taman kami tidak menjual kelebihan tanah karena kami kelola menjadi taman bersama,” ujar Cornelius.

Direktur PT BNIP, Daniel Chandra, menambahkan, Permata Mutiara Maja hanya berjarak sekitar 800 meter dari Stasiun Commuterline (KRL) Maja, dan terkoneksi dengan jalan utama yakni Jalan Raya Maja dan Jalan Raya Kopo-Maja. "Selain itu, Permata Mutiara Maja berada di kawasan megapolitan Maja yang merupakan salah satu bagian program pemerintah MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia),” jelas Daniel.

Kawasan Maja sendiri akan menjadi sebuah Kota Baru Publik seluas 10.700 ha sebagaimana telah ditetapkan melalui Perpres Nomor 2 Tahun 2015, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Perkembangan Kota Maja dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) menempatkan Stasiun Maja sebagai pusat transportasi utama.

Daniel mengatakan, Permata Mutiara Maja dikembangkan sejak akhir 2015. Dari total lahan 200 hektar, saat ini sudah terbangun 50 hektar dengan rumah yang sudah terjual sebanyak 2.000 unit. Adapun rumah yang terbangun sebanyak 1.200 unit dan 35 persen diantaranya sudah dihuni. Diproyeksikan pengembangan perumahan Permata Mutiara Maja akan selesai dalam waktu 5 hingga 6 tahun ke depan. "Profil pembeli adalah pengguna KRL dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Berasal dari Tanggerang, Serpong, Bintaro dan karyawan yang kantornya di dalam radius 5 km dari setiap stasiun KRL. Umumnya, lebih banyak pasangan muda yang membeli di tempat kami," kata Daniel.

Daniel menambahkan, Permata Mutiara Maja pada tahun 2019 menargetkan dapat meraih penjualan sebanyak 1.000 unit rumah subsidi dan 450 unit komersil. Target penjualan ini 30 persen lebih tinggi dari tahun 2018. "Kami optimistis target akan tercapai karena pasar rumah sederhana di kawasan Maja sangat tinggi," pungkas Daniel. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Cluster Ruby Permata Mutiara Maja Bidik Pasangan Muda. Please share...!

Back To Top