Astragraphia Aktif Tingkatkan Kapabilitas Desainer Grafis Muda

Mangara Pagaribuan, Direktur PT Astra Graphia Tbk dan Eko Wahyudi Chief Graphic Communications Services Astragraphia sedang melihat hasil cetakan desainer grafis muda binaannya


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Desain grafis termasuk salah satu bidang kerja industri kreatif. Kemampuan desainer grafis yang baik tentu akan mendorong peningkatan kontribusi industri ini bagi Indonesia. Untuk itu PT Astra Graphia memandang penting turut mendukung kemampuan atau kapabilitas para desainer grafis muda dan pelaku di industri percetakan melalui berbagai program.

Eko Wahyudi, Chief Graphic Communications Services PT Astra Graphia Tbk. mengatakan, pihaknya secara aktif meningkatan kapabilitas desainer grafis melalui sharing knowledge kepada para siswa SMK Grafika, mahasiswa desain, dan profesional desain yang tergabung dalam asosiasi desainer grafis. "Kami adakan training in class, workshop, hingga hands-on ke mesin Fuji Xerox yang merupakan produk andalan kami. Inisiatif ini kami jalankan rutin setiap tahun, agar para desainer ini mampu memberikan kontribusi terbaik untuk siap bekerja dan mendukung industri kreatif," terangnya pada acara buka bersama media di Suasana Restaurant Aston Suites Kuningan Jakarta (15/5/2019).

Untuk diketahui, ekonomi kreatif telah memberikan kontribusi 7,44% terhadap total perekonomian Indonesia pada 2017 dengan PDB tercipta Rp 989 triliun. Angka ini meningkat pada 2018 mendekati Rp 1102 triliun. Dan desain komunikasi visual (desain grafis) merupakan subsektor ekonomi kreatif yang sangat potensial yang terus bertumbuh. Tahun 2018 pertumbuhan desain grafis cukup pesat sekitar 8,14%. Menurut data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada rentang 2011-2016 kontribusi subsektor desain komunikasi visual menempati posisi keempat tertingi di ekonomi kreatif.

Pelaku usaha kini makin paham branding, materi penampilan, desain katalog dan lain, saya meyakini ke depan keberadaan desain komunikasi visual atau desain grafis dan desain produk memegang peranan penting dalam perkembangan industri keatif. "Kami beberapa kali menggandeng Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) yaitu untuk memberikan pelatihan ke UMKM agar kemampuan dan pemahanan pentingnya identitas visual," jelas Islamuddin Rusmin Reka, Pelaksana Deputi Pemasaran Bekraf.

Rege Indrastudianto, Co-founder dan Design Director dari Visious Studio yang juga Ketua ADGI mengamini yang disampaikan Islamuddin, bahwa pelaku usaha di Indonesia masih perlu dicerahkan tentang pentingnya identitas visual. "Desain grafis dan desain produk adalah elemen penting karena kesan bagus dan orang tertarik pada produk kita karena tampilannya. Tampilan identitas visual yang menarik, baik dari cerita, grafis maupun kualitas cetak mampu memberikan kesan baik atas produk tersebut," paparnya.

Kualitas terbaik desain produk tidak akan dicapai tanpa dukungan kemampuan yang menyeluruh, baik mesin, proses maupun SDM-nya. Mangara Pangaribuan Direktur PT Astra Graphia Tbk mengungkapkan perusahaannya mendukung industri kreatif Indonesia secara end-to-end, bukan saja perangkat pendukung dengan teknologi terkini, tapi juga people dan process-nya. "Dari sisi people, Astragraphia telah siap memberikan layanan terbaik untuk pelanggan dengan tim kompeten di bidang digital printing. Caranya dengan berbagai kegiatan workshop, edukasi dan training seperti yang disampaikan Pak Eko," terangnya.

Lalu dalam hal teknologi, perusahaan ini mendukung dengan menghadirkan solusi mesin digital printing terbaik dan terbaru dari Fuji Xerox dan mesin offset FujiFilm. Dalam hal proses, dukungan Astragraphia berupa fasilitas printing showroom di mana publik dapat melihat proses cetak hingga finishing. "Kami meyakini dengan dukungan tiga hal ini, pemilik usaha maupun end-user dapat meningkat pemahamannya dalam hal proses cetak yang mudah dan hasil yang presisi sehingga dapat meningkatkan nilai jual," katanya. (ym)
Labels: IPTEK

Thanks for reading Astragraphia Aktif Tingkatkan Kapabilitas Desainer Grafis Muda. Please share...!

Back To Top