Imbas Pilpres, Penjualan Mitsubishi Fuso Turun 19,6%

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) meluncurkan sembilan varian baru dari Fighter, model medium duty truck (MDT) terbaru dari Mitsubishi Fuso, di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Pemilihan umum (pemilu) terutama pemilihan presiden (pilpres) 2019 ternyata tak hanya berimbas pada kondisi sosial politik di masyarakat saja. Kondisi ekonomi pun banyak terkena imbasnya. Salah satunya terjadi pada penjualan kendaraan niaga Mitsubishi Fuso. Angka penjualannya turun hingga 19,6% selama masa pemilu 2019 berlangsung. Selama Januari-April 2019, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) yang membawahi Mitsubishi Fuso hanya sukses menjual kendaraan sebanyak 13.443 unit. Sementara tahun lalu di periode sama, angka penjualan mencapai 16.722 unit.

Direktur Penjualan dan Pemasaran KTB, Duljatmono mengatakan, penurunan penjualan ini bukan disebabkan oleh faktor internal, melainkan karena konsumen lebih memilih untuk menunggu sampai pengumuman pemenang pilpres 2019. "Jadi konsumen itu memilih diam dulu, sampai benar-benar jelas siapa pemenang pilpres 2019 ini. Setelah itu, pasar akan tumbuh lagi, begitu juga dengan permintaan" katanya, Kamis (16/5/2019).

Pria yang akrab disapa Momon itu melanjutkan, total penjualan empat bulan pertama 2019 ini disumbangkan oleh segmen light duty truck (LDT) sebanyak 11.835 unit dan medium duty truck (MDT) sebanyak 1.597 unit. "Tentunya kami harapkan setelah Pilpres 2019 ini pasar kembali normal," katanya.

Ia mengaku optimistis bahwa pada semester kedua 2019, penjualan akan lebih bagus dibanding semester pertama. Apalagi pihaknya sudah bersiap untuk meluncurkan varian baru dari Fighter pada GIIAS yang akan berlangsung 18-28 Juli 2019 mendatang.

Komentar senada juga dikatakan Presiden Direktur PT KTB, Atsushi Kurita. Menurutnya, dalam empat bulan pertama tahun ini kondisi pasar masih belum stabil karena ada pilpres. Para konsumen pun memilih melihat dan menunggu untuk membeli kendaraan niaga. Dalam empat bulan pertama 2019 penjualan pun relatif naik turun. Bahkan pada Maret sempat tergeser oleh kompetitor, tetapi April diklaim kembali lebih unggul dari sang rival, Hino. Penjualan KTB per bulan sejak Januari tercatat 4.305 unit, Februari 3.138 unit, Maret 2.873 unit, dan April 3.126 unit. "Kami kembali merebut posisi pertama sebagai pemimpin pasar di bulan April. Kami akan terus melakukan yang terbaik, terutama nanti di GIIAS akan mengeluarkan varian baru Fighter agar bisa lebih baik lagi," kata Kurita. (ym)
Labels: Otomotif

Thanks for reading Imbas Pilpres, Penjualan Mitsubishi Fuso Turun 19,6%. Please share...!

Back To Top