Kresna Insurance Bidik Pertumbuhan Premi 25% Tahun 2019

Jajaran Direksi PT Asuransi Kresna Mitra Tbk dalam acara Paparan Publik di Jakarta, Selasa (14/5/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (Kresna Insurance) optimistis dapat mencapai target pertumbuhan premi bruto sebesar 20% - 25% di tahun 2019. Keyakinan itu didasarkan atas capaian kinerja pendapatan premi per kuartal I-2019.

Direktur Utama Kresna Insurance, Pepe Arinata memaparkan, hingga kuartal I-2019 Kresna Insurance tercatat memperoleh premi bruto Rp 304,8 miliar, naik signifikan dibandingkan periode yang sama (year on year/YoY) per Maret 2018 yang tercatat Rp 64,5 miliar. Pada saat yang sama, klaim neto tercatat hanya naik tipis dari Rp 15,6 miliar menjadi Rp 17,7 miliar. Adapun hasil underwriter meningkat dari Rp 10,6 miliar menjadi Rp 22,4 miliar per Maret 2019.

Sementara posisi laba bersih di kuartal I-2019 tercatat sebesar Rp 27,74 menunjukan penurunan dari periode yang sama 2018 yang tercatat Rp 47,86 miliar. Terkait rasio risk based capital (RBC), Kresna Insurance memiliki catatan angka yang jauh melebihi batas minimal yang ditentukan OJK yakni 120%. Per Maret 2019 posisi RBC emiten yang listing di BEI pada tahun 2016 tersebut tercatat sebesar 386,05%.

Pepe menyampaikan, perolehan premi yang naik signifikan disebabkan sejumlah faktor, salah satunya keberhasilan Perseroan menggenjot pendapatan premi dari segmen korporasi. “Kami sudah kejar beberapa pasar potensial sejak dua tahun lalu, hasilnya mulai terlihat di tahun ini,” ujarnya dalam Paparan Publik Perseroan di Kresna Tower Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Saat ini porsi pendapatan premi dari segmen korporasi mencapai 80%, sementara porsi ritel tercatat baru sebesar 20%. “Pada masa datang, kami terus berupaya meningkatkan porsi dari pasar ritel dengan target setidaknya mencapai angka 30% di tahun ini,” paparnya.

Selain faktor itu, peningkatan kinerja emiten dengan kode saham ASMI di lantai bursa saham tersebut menurutnya disebabkan oleh strategi dalam meningkatkan prinsip kehati-hatian dala memilih pasar. Hal ini menurutnya merupakan kunci dalam meminimalkan tingkat risiko klaim. Upaya tak kalah penting dalam memacu pendapatan premi khususnya segmen ritel, menurutnya, tak lain memperluas akses pemasaran melalui kanal digital, baik dengan cara kerjasama pemasaran dengan e-commerce maupun agregator produk jasa keuangan.

Tidak kalah penting yaitu strategi penambahan lini produk. “saat ini kami sudah memperoleh izin dari OJK untuk menjual asuransi perjalanan umroh,” ujarnya. Produk ini melengkapi jajaran produk-produk baru yang tengah dipacu seperti asuransi profesi maupun asuransi perjalanan lainnya. "Meski akan banyak produk yang kami kembangkan, fokus utama tetap pada asuransi kebakaran maupun kendaraan bermotor,” imbuhnya

Sementara, terkait target pertumbuhan premi sebesar 20% - 25% tahun ini, Pepe kembali menegaskan pihaknya akan mencapainya tetap dengan mengusung strategi-strategi bisnis yang selama ini telah dijalankan. Sebelum menggelar acara Paparan Publik, di tempat yang sama sebelumnya, Kresna Insurance melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa. Salah satu keputusan dalam RUPS tersebut adalah pemegang saham menyetujui usulan manajemen untuk mengalokasikan keuntungan di tahun buku 2018 sebagai laba ditahan. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kresna Insurance Bidik Pertumbuhan Premi 25% Tahun 2019. Please share...!

Back To Top