PTPP Targetkan Proyek Tanki Timbun Pulau Nipa Rampung di 2021

President Commisioners PT PP (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea, didampingi Dewan Komisaris lainnya, beserta Direktur Strategi Korporasi dan Human Capital Managment PT PP (Persero) Tbk M Aprindy dan Direktur Operasi 3 Abdul Haris Tatang, melakukan kunjungan kerja ke Proyek Tangki Timbun Pulau Nipa, Kepulauan Riau, Jumat (21/6/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Pada tahun 2004, Pulau Nipa hampir dalam keadaan tenggelam, sehingga berpotensi menghilangkan batas-batas terluar base point wilayah NKRI. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melakukan revitalisasi dengan cara mereklamasi Pulau Nipa yang selesai pada tahun 2008. Upaya tersebut, merupakan salah satu bukti keseriusan NKRI dalam mempertahankan batas-batas wilayahnya, agar kejadian seperti kasus Pulau Sipadan dan Ligitan tidak lagi terulang.

Melalui blue print pengembangan Pulau Nipa, pada tahun 2010 dicanangkan rencana pengembangan pulau tersebut sebagai wilayah pertahanan berbasis ekonomi. Hal itu dilakukan melalui pembangunan proyek tanki timbun atau Storage Tank Terminal, dengan kapasitas 1.000.000 m3. Desain yang digunakan untuk pekerjaan dimaksud, menggunakan teknologi terbaru yang bisa digunakan untuk menghasilkan white product. White product sendiri merupakan suatu produk yang bernilai tinggi, yang merupakan hasil pengolahan dari minyak mentah (crude oil) melalui proses penyulingan (distilasi) dengan karakteristik produk yang lebih jernih, bervolatilitas rendah, tidak berwarna dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan black product. Adapun contoh produk yang dimaksud adalah gasoline (bensin), HSD (diesel), kerosine (minyak Tanah), Naphta, dan MTBE.

President Commisioners PT PP (Persero) Tbk Andi Gani Nena Wea, bersama dewan komisaris dan Direktur Strategi Korporasi dan Human Capital Managment PT PP (Persero) Tbk M Aprindy, serta Direktur Operasi 3 Abdul Haris Tatang, berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke proyek Tanki Timbun Pulau Nipa, Kepulauan Riau, Jumat (21/6/2019).

Andi Gani Nena Wea mengatakan, desain tanki yang digunakan dalam proyek ini, menggunakan teknologi yang terbaik saat ini, karena dilengkapi dengan Internal Floating Roof (IFR) yang akan mengurangi kehilangan produk akibat penguapan (vapor loss) hingga 85 persen sampai 90 persen. "Selain itu, proyek Nipa Storage Tank Terminal menggunakan jenis Alumunium Dome Foor yang memiliki kelebihan selain lebih ringan, bebas perawatan serta tidak terkontaminasi dengan berbagai jenis produk,” ujar Andi Gani Nena Wea, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/6/2019).

Selain memiliki nilai strategis, kata Andi Gani Nena Wea, dengan dibangunnya Storage Tank Terminal menjadi potensi kawasan strategis untuk pengembangan ekonomi yang efektif, sekaligus juga untuk menjaga NKRI sebagai pertahanan berbasis ekonomi. "Kunjungan kerja ini untuk melihat sejauh mana perkembangan proyek tersebut. PT PP (Persero) Tbk sendiri merupakan investor sekaligus kontraktor dalam proyek ini. Dengan total nilai proyek hampir mencapai US$ 400 Juta, proyek ini diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2021," ujar Andi Gani Nena Wea. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading PTPP Targetkan Proyek Tanki Timbun Pulau Nipa Rampung di 2021. Please share...!

Back To Top