Rambah Kosmetik, Phapros Rilis Produk Perdana Akhir Tahun 2019

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Barokah Sri Utami bersama jajaran direksi saat Paparan Publik Perseroan di Jakarta, Kamis (14/3/2019)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Emiten yang bergerak di bidang farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) bersiap melahirkan produk kosmetik perdananya pada akhir tahun 2019. Pengembangan ini akan menambah lini bisnis Phapros dari dua lini sebelumnya, yakni obat dan alat kesehatan.

Sekretaris Perusahaan PT Phapros Tbk, Zahmilia Akbar mengatakan saat ini produk kosmetik tersebut sedang dalam proses registrasi di pihak terkait. “Kami harapkan prosesnya berjalan lancar dan akhir tahun sudah launching. Bagi Phapros kehadiran lini bisnis baru ini merupakan kado ulang tahun ke-65 dari anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk tersebut, yang jatuh pada tanggal 21 Juni 2019," ujarnya, Rabu (19/6/2019).

Sebelumnya Direktur Utama PT Phapros Tbk, Barokah Sri Utami (Emmy) mengatakan bahwa pasar kosmetik kini menjadi peluang besar. Sebab seiring dengan perkembangan zaman kosmetik tak hanya dibutuhkan oleh wanita tapi juga pria untuk menunjang penampilan. Adapun pengembangan kosmetik tersebut, PEHA menggandeng Pusat Pengembangan dan Penelitian Stem Cell Universitas Airlangga dalam mengembangkan serum anti penuaan dini (anti-aging) berbahan dasar biologi atau non kimia. “Ini merupakan salah satu dukungan kami terhadap hilirisasi riset. Dalam mengembangkan produk ini, kami juga telah mendapatkan pendanaan dari Kemenristek Dikti sebesar Rp 20,2 miliar sejak 2017," ujar Emmy.

Emmy berharap serum anti penuaan dini tersebut kedepannya bisa menyumbang satu persen dari keseluruhan omzet produk. Untuk bisnis baru ini, satu persen dari omzet keseluruhan PEHA menjadi target kami di tahun pertama launching. Dengan adanya produk kecantikan ini, Emmy juga berharap hal tersebut tak hanya menambah diversifikasi produk PEHA saja, tapi juga bias mengurangi penggunaan kosmetik impor yang menjamur di pasaran.

Terkait kinerja, tahun ini PEHA menurut Zahmilia membidik pertumbuhan pendapatan hingga 30% dari pencapaian 2018 sebesar Rp 1,02 triliun. Phapros optimistis target akan tercapai melalui strategi pemasaran yang lebih masif, peningkatan efisiensi, dan inovasi dalam pengembangan produk. Dalam merealisasikan strategi tadi, Phapros menurutnya mengalokasikan dana belanja modal minimal Rp 300 miliar tahun ini. “Dana ini kami alokasin untuk modal kerja dan investasi termasuk pengembangan anorganik maupun refinancing utang,” ujarnya. (sd)
Labels: Ekonomi

Thanks for reading Rambah Kosmetik, Phapros Rilis Produk Perdana Akhir Tahun 2019. Please share...!

Back To Top